Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 03.02 WIB

Geram dengan Pernyataan Kadishub Kabupaten Bogor, Warga Parung Panjang: Yang Bermasalah Kepalanya

Pegendara sepeda motor melewati jalan sempit diantara dua badan truk yang antre melintas di Jalan Raya Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12). (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM) - Image

Pegendara sepeda motor melewati jalan sempit diantara dua badan truk yang antre melintas di Jalan Raya Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12). (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)

JawaPos.com -  Pernyataan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, yang memilih pasang badan untuk membela anggotanya yang membiarkan truk tambang melintas di jalan Parung Panjang di luar jam operasional mendapat sorotan tajam dari warga Parung Panjang. Mereka tampak geram dengan pernyataan Bayu Ramawanto yang mengaku akan melaporkan sejumlah warga Tangerang yang menggeruduk anggotanya pada Selasa (16/9) kemarin.
 
Sikap sejumlah warga Parung Panjang ada bersama sejumlah warga Tangerang yang disebut bakal dilaporkan oleh Bayu Ramawanto. Apalagi dalam beberapa tahun belakangan, warga Parung Panjang melihat dengan kasat mata Dishub Kabupaten Bogor tampak lembek dalam menegakkan aturan terkait jam operasional truk tambang.

"Yang bermasalah berarti kepalanya. Kadishub kok gitu. Mestinya dia minta maaf perihal anak buahnya. Malu kena evaluasi dari masyarakat langsung," komentar warga Parung Panjang di akun Instagram id_parungpanjang.

"Pak, pak, pengen didemo sama warga Parung Panjang apa ya? Dan kadishubnya akan dilaporkan balik oleh Gubernur Jabar dedimulyadi71," timpal yang lainnya.

Sejumlah warga lainnya bingung dengan sikap Kepala Dishub Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto yang mau melaporkan sejumlah warga yang melakukan evaluasi atas kinerja petugas dishub. Menurut mereka, seharusnya Kadishub Bogor berterima kasih karena warga ikut memantau kinerja anak buahnya.

"Harusnya bapak berterima kasih sama warga yang telah mengingatkan anggota bapak untuk menjalankan tugasnya, walaupun dengan cara yang agak keras. Karena kalau nggak keras anggota bapak pasti nggak peduli,"ungkapnya.

"Memangnya sekalinya istirahat 1 tim begitu dan meninggalkan pos penjagaan?" timpal yang lainnya.

"@rudysusmanto Harap ditegur bawahan anda. Jangan bersikap seperti itu. dia malah mau laporin, dia dan jajarannya yang salah malah mau laporin, @dishub.bogorkab kok bisa punya pimpinan model gini ? Kang dedimulyadi71 coba diajarin kenapa kepala dishubnya."

Sebelumnya, Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, memberikan tanggapan atas tindakan sejumlah warga Tangerang yang menggeruduk anggota Dishub Kabupaten Bogor yang dianggap tidak bekerja. Terbukti truk tambang tetap beroperasi di luar jamnya hanya berjarak beberapa meter dari mereka beristirahat.

Sejumlah warga yang emosi menyebut, sejumlah anggota Dishub makan gaji buta hanya sekadar berfoto di jalan untuk dokumentasi laporan. Setelah itu, mereka memutuskan beristirahat di basecamp.

Secara mengejutkan, Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, justru pasang badan membela anggotanya. Dia bahkan menyatakan akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena anggotanya pada saat itu disebut sedang beristirahat.

"Yang jelas lapor polisi lah, ke pihak kepolisian untuk bisa menindaklanjuti kejadian itu, ke Polres Bogor, kan TKP masuknya ke Polres Bogor," kata Bayu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore