Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 23.19 WIB

Sebagian Komunitas Ojol Tak Ikut Demonstrasi Hari Ini, Berikut Alasannya

Ilustrasi demo ojol. Pengamat ingatkan jangan ada sweeping saat demo ojol hari ini, dan sampaikan tuntutan yang jelas. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi demo ojol. Pengamat ingatkan jangan ada sweeping saat demo ojol hari ini, dan sampaikan tuntutan yang jelas. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebagian komunitas ojek online memutuskan tidak ikut aksi demonstrasi pengemudi ojol yang digelar di DPR RI dan Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hari ini, Rabu (17/9).

Komunitas ojol yang menyatakan tidak ikut demonstrasi itu adalah Unit Reaksi Cepat (URC) Jakarta Utara maupun Koalisi Ojol Nasional atau KON.

Kedua kelompok ini menegaskan memilih untuk tidak turun ke jalan meski tetap mendukung perjuangan sesama pengemudi.

Ketua Koordinator Wilayah Jakarta Utara, Mansyur, menyebut ada sekitar 2.000 pengemudi ojol yang tergabung di komunitasnya. Namun, pihaknya memutuskan tidak ikut aksi. 

“Koordinator wilayah ojol Jakarta Utara tidak ikut turun aksi. Kalau ada anggota yang turun, itu tanggung jawab pribadi,” kata Mansyur , Rabu (17/9).

Sikap serupa juga datang dari KON. Kepala Divisi Legal KON, Rahman, menegaskan pihaknya menolak ikut serta karena menilai agenda aksi sarat kepentingan politik. 

“KON tidak ikut turun aksi karena tuntutan demo ojol kali ini syarat kepentingan politis,” klaimnya.

Meski demikian, baik KON maupun komunitas ojol Jakarta Utara menegaskan tetap memberikan dukungan moral terhadap perjuangan rekan-rekan pengemudi yang turun ke jalan.

Sebelumnya, aksi demonstrasi tetap digelar oleh Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) bersama Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI). 

Ketua Umum Garda, Raden Igun Wicaksono, menyampaikan aksi dimulai dari markas Garda di Cempaka Mas pukul 10.00 WIB, lalu bergeser ke Istana Negara, Kementerian Perhubungan, dan berakhir di DPR.

Ketua SPAI, Lily Pujiati, menyebut sekitar 50 anggotanya ikut dalam barisan aksi. 

“SPAI mendukung aksi demonstrasi. Tuntutan kami yakni payung hukum untuk perlindungan pekerja platform lewat Peraturan Presiden,” ujarnya.

Adapun enam tuntutan yang diusung dalam aksi kali ini di antaranya penurunan potongan aplikator, pengaturan tarif, audit biaya potongan, penghapusan program argo murah, pencopotan Menteri Perhubungan, hingga pengusutan tragedi tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan pada 28 Agustus lalu.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore