
Ilustrasi belasungkawa. (Dok. Freepik)
JawaPos.com-Joseph Harjo Sutanto atau Tan Siek Miauw, salah satu pendiri Wings Group, meninggal dunia pada Rabu (10/9). Dia mengembuskan napas terakhir di usia lebih dari seabad atau tepatnya pada usia 102 tahun.
Kabar duka atas meninggalnya Harjo Sutanto diungkap Sheila Kansil selaku Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group Indonesia.
"Bapak Harjo Sutanto telah berpulang dengan tenang pada tanggal 10 September 2025," kata Sheila Kansil dalam keterangannya.
Namun sayangnya tidak dijelaskan mengenai penyebab meninggalnya Harjo Sutanto. Jenazahnya berada di rumah duka Adi Jasa, Surabaya, Jawa Timur. Prosesi pemakaman rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (18/9).
Harjo Sutanto termasuk pebisnis ulung semasa hidupnya. Dia bersama Johannes Ferdinand Katuari dan Wakijo Tanojo mendirikan Grup Wings di Surabaya, Jawa Timur, dan berhasil membuat perusahaan berkembang pesat.
Mereka memulai usaha dari menjual sabun dari rumah ke rumah di Jawa Timur. Dari awalnya hanya memproduksi sabun colek dan sabun mandi, inovasi terus dilakukan hingga kemudian memproduksi pembersih toilet, deterjen, pembalut, mi instan, dan lain-lain.
Majalah Forbes pada 2018 mencatat Harjo Sutanto masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai 1,2 miliar USD. Pada tahun 2019, kekayaan Harjo Sutanto bertambah menjadi sekitar 1,3 miliar USD.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
