Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 03.31 WIB

Ditanya Soal Kasus Raya, Balita di Sukabumi yang Meninggal Akibat Cacingan, Menko PMK Pratikno Berkelakar: Saya Agak Ngantuk

Menko PMK Pratikno saat memberikan keterangan di kantornya, Kamis (21/8/2025). (Zalzilatul Hikmia) - Image

Menko PMK Pratikno saat memberikan keterangan di kantornya, Kamis (21/8/2025). (Zalzilatul Hikmia)

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno tak banyak berkomentar terkait kasus Raya, balita berusia tiga tahun yang meninggal akibat infeksi cacing di Sukabumi, Jawa Barat.

Dia mengatakan, kasus tersebut ditangani Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Mungkin anu ya, Kemenkes yang ngawal cukup detail,” katanya ditemui di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (21/8).

Disinggung lebih lanjut apakah sudah mendapat laporannya, ia kembali mengarahkan agar hal ini ditanyakan pada Kemenkes. Sebagai informasi, Kemenkes merupakan salah satu kementerian yang berada di bawah koordinasi Kemenko PMK.

“Anu detailnya nanti di Kemenkes ya. Mungkin akan boleh,” katanya.

“Enggak tau saya ini agak ngantuk dikit ini,” kelakarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, balita asal Sukabumi, Jawa Barat, Raya (3) meninggal dunia akibat cacingan akut. Almarhumah mengembuskan nafas terakhir usai dirawat sembilan hari di rumah sakit.

Raya dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH pada Minggu malam (13/8). Begitu sampai di IGD, ada peristiwa mengejutkan. Dari video akun relawan Rumah Teduh, ada cacing gelang yang keluar dari hidung bocah malang tersebut.

Sedihnya lagi, cacing tidak hanya keluar dari hidung, tapi juga dari kemaluan dan anus Raya. Menurut keterangan relawan, cacing yang keluar dari tubuh mungil bocah tersebut sampai 1 kilogram. Kondisi tersebut menegaskan betapa parahnya infeksi cacing yang dialami Raya.

Mirisnya lagi, menurut relawan Rumah Teduh Sukabumi, proses perawatan medis yang dijalani Raya sempat terkendala biaya. Sebab, anak dari pasangan Udin (32) dan Endah (38) tidak memiliki identitas resmi hingga kepesertaan BPJS Kesehatan.

Relawan pun berupaya mendaftarkan Raya menjadi PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sayangnya, mereka harus dilempar-lempar pihak dinas sosial (dinsos).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore