
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan keterangan kepada awak media di Jakarta. (Puspen TNI)
JawaPos.com - Mabes TNI membantah kabar yang menyatakan bahwa ratusan warga Sugapa, Intan Jaya, mengungsi akibat konflik bersenjata. Institusi militer menyebut, informasi tersebut sengaja diembuskan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk mengganggu peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Faktanya, TNI memastikan bahwa kondisi Sugapa dan Intan Jaya baik-baik saja.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media di Jakarta, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa informasi mengenai pengungsian massal di Sugapa tidak benar sama sekali. Menurut dia, peringatan hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus lalu berjalan aman dan damai, termasuk di Papua.
”Isu pengungsian massal yang dikaitkan dengan aparat TNI adalah propaganda OPM yang acap kali dilakukan saat gerombolan itu mulai terdesak akibat operasi penindakan yang dilakukan oleh TNI,” terang dia.
Pada 11-12 Agustus lalu, prajurit dari Koops Habema TNI berhasil melaksanakan operasi penindakan secara terukur. Operasi itu menewaskan dan melukai tokoh OPM. Menurut Kristomei, operasi penindakan tersebut membuat gerombolan OPM semakin terdesak, sehingga berusaha menciptakan opini seolah-olah masyarakat sipil menjadi korban.
”Faktanya, masyarakat tetap beraktivitas normal dan upacara HUT Republik Indonesia di seluruh wilayah Papua berlangsung aman. TNI selalu melaksanakan operasi secara profesional, terukur, dan mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil,” kata perwira tinggi bintang dua TNI AD itu.
Kristomei pun menyatakan bahwa narasi pengungsian massal di Sugapa dimunculkan oleh OPM untuk memutar balikkan fakta demi kepentingan propaganda. Dia menyebut, TNI bersama seluruh aparat negara berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Papua.
”Fakta di lapangan justru menunjukkan kehidupan masyarakat berjalan normal. Aktivitas warga di pasar, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum tetap berlangsung seperti biasa. Bahkan, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Intan Jaya berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat,” ujarnya.
Laporan yang diterima oleh Mabes TNI menunjukkan bahwa bupati Intan Jaya dan masyarakat setempat melaksanakan upacara pengibaran bendera sesuai rencana. Demikian pula di wilayah Papua lainnya. Contoh di Papua Pegunungan, gubernur Papua Pegunungan bertindak sebagai inspektur upacara pengibaran bendera merah putih.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
