Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Agustus 2025 | 18.09 WIB

Profil Sang Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana Merdeka Hari Ini, Bianca Alessia Christabella Lantang asal Sulawesi Utara

Bianca Lantang, siswi asal Sulawesi Utara, menjadi pembawa baki bendera Merah Putih di HUT ke-80 RI. (Istimewa) - Image

Bianca Lantang, siswi asal Sulawesi Utara, menjadi pembawa baki bendera Merah Putih di HUT ke-80 RI. (Istimewa)

JawaPos.com - Total terdapat 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Adapun pembawa baki bendera Merah Putih diwakilkan oleh Bianca Alessia Christabella Lantang asal Sulawesi Utara.

Bianca yang merupakan salah satu anggota Paskibraka ini sendiri termasuk pada simbol pengabdian generasi muda kepada negara. Semua anggota berasal dari 38 provinsi yang dimaksudkan sebagai representasi keanekaragaman yang dimiliki Indonesia.

Berikut profil dari Bianca Alessia Christabella Lantang seperti dilansir pada jaringan (Jawa Pos Group), Manado Post.

Bianca merupakan siswi SMA Lentera Harapan Tomohon. Wanita cantik ini lahir pada 28 Februari 2009 dan memiliki hobi menari dan bermain voli. Dirinya mewakili Sulawesi Utara pada ajang bergengsi tersebut.

Dalam perjalanan menjadi pembawa baki, buah hati dari Fransiskus Ferdinand Lantang dan Fike Felda Rondonuwu ini melewati sejumlah tahapan seleksi yang kompetitif.

Perjalanan seleksi di Jakarta dimulai sejak hari pertama kedatangan sebagai peserta. Bianca terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap (MCU), termasuk pemindaian tulang di RS Mandaya. 

Sembari menunggu rangkaian agenda berikutnya, para peserta diajak mengikuti kegiatan rekreasi yang diwarnai dengan penampilan budaya dari setiap provinsi. 

Perwakilan Sulawesi Utara, termasuk Bianca, mempersembahkan line dance Nusantara dan mendapat kesempatan membawakan tarian Ge Mu Fa Mi Re serta Poco Poco.

Setelah kembali ke hotel, proses dilanjutkan dengan verifikasi dokumen administrasi. Keesokan harinya, rangkaian pemeriksaan medis kembali dilakukan, mencakup THT, ortopedi, penyakit dalam, hingga psikotes. 

Pada hari ketiga, tibalah sesi penilaian minat dan bakat. Bianca menampilkan tarian kreasi baru berjudul Tari Kis-Kis ciptaan Sophian Clifford Mangundap, kemudian melanjutkan dengan penilaian baris-berbaris (PBB).

Hari keempat diisi dengan wawancara kepribadian serta penelusuran rekam jejak digital. Dikenal sebagai pribadi penuh semangat dan inspiratif, Bianca berpegang pada mottonya yakni “Whoever you are, you can be anything, don't look back, but look at the challenges ahead of you”. Ia juga menjadikan Firman Tuhan dari Yakobus 1:12 sebagai pedoman hidup.

Dengan penuh rasa syukur, Bianca mengungkapkan kebahagiaannya bisa menjadi wakil Sulawesi Utara. “Senang dan bangga kepada diri sendiri karena bisa bertahan dan mencapai titik ini,” tuturnya. 

Ia menegaskan bahwa pencapaiannya bukan hanya karena usaha pribadi, melainkan berkat penyertaan Tuhan yang senantiasa menuntun langkahnya.

Bianca juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, tim PPI Kota Tomohon, Kesbangpol Kota dan Provinsi Sulawesi Utara, serta panitia pusat BPIP yang telah memberi kepercayaan dan dukungan. 

Tak lupa, apresiasi juga ia tujukan kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, serta sahabat-sahabatnya yang selalu mendukung sepanjang proses seleksi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore