Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 06.10 WIB

Peringatkan Cuaca Ekstrem, Menko PMK: Masyarakat Harus Waspada

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan seiring peringatan cuaca ekstrem dari BMKG. - Image

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan seiring peringatan cuaca ekstrem dari BMKG.

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan seiring peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Masyarakat diminta waspada atas potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir.

Imbauan ini disampaikan Pratikno menyoroti banjir di Kecamatan Bojongsari, Depok, yang terjadi pada 10 Agustus 2025. Hujan deras yang melanda Jabodetabek membuat wilayah tersebut dilanda banjir dan berdampak pada 1.580 jiwa dan 480 rumah. Saat ini, meski air telah surut, namun upaya penanganan darurat masih terus dilakukan. Seperti, rencana pembuatan tanggul sementara, pembenahan sistem drainase, hingga pengecekan kondisi tanggul Kali Angke.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan memantau informasi resmi dari BMKG dan BNPB,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/8).

Pratik juga mendorong pemerintah daerah dan kementerian/lembagamengambil untuk langkah antisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diminta untuk memastikan kesiapan daerah rawan banjir dan fasilitas evakuasi. Kemudian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ditugaskan menjaga kelancaran saluran air serta kekuatan tanggul.

Kemudian, ia meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengoordinasikan kesiapan anggaran penanggulangan bencana dengan pemda. Sementara, Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan bantuan logistik dan layanan psikososial, serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengantisipasi potensi wabah penyakit pasca-banjir.

“Sebagai tindak lanjut, Kemenko PMK tengah menginisiasi penyusunan Instruksi Presiden tentang Percepatan Pengurangan Risiko Bencana Banjir di Jabodetabekpunjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjut, red),” jelasnya. Inpres ini akan menjadi pedoman aksi terpadu lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dengan pendekatan hulu, tengah, dan hilir.

Selain itu, lanjut dia, Kemenko PMK juga menyiapkan peta jalan dan pembentukan kelembagaan aksi merespons peringatan dini. Hal ini sebagai upaya mengurangi kerugian ekonomi akibat bendana dan memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana secara berkelanjutan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore