
Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan. (Zalzilatul Hikmia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Fenomena bendera One Piece yang ramai menjelang HUT RI ke-80 memunculkan perdebatan. Ada yang menganggapnya sebagai tanda pemberontakan terhadap simbol negara, ada pula yang membacanya sebagai ekspresi budaya populer anak muda.
Wamenaker Immanuel Ebenezer turut menanggapi fenomena ini. Menurutnya, anak muda yang mengibarkan simbol bajak laut itu bukan sedang menolak Merah Putih, tetapi sedang mencari simbol yang mereka rasa mewakili idealismenya seperti kebebasan, keadilan, dan solidaritas.
"Ironisnya, tanpa mereka sadari, figur pemimpin mereka hari ini justru memiliki karakteristik yang serupa dengan tokoh yang mereka kagumi," kata Immanuel, Rabu (6/8).
Menurutnya, Presiden Prabowo saat ini sedang berjuang membersihkan sisa-sisa kotor di pemerintahan, melawan korupsi, dan memperjuangkan keadilan sosial. Nilai-nilai itu persis yang mereka rayakan di dunia One Piece.
"Tentu, Merah Putih tetap sakral dan tak tergantikan. Itu simbol resmi bangsa dan pemersatu kita semua. Namun merespons fenomena ini dengan stigma atau ketakutan berlebihan hanya akan memperlebar jarak antara negara dan generasi mudanya," ucapnya,
"Kita perlu bersikap tenang dan jernih, mendengar dulu, memahami keresahan mereka, lalu mengarahkan semangat itu ke gerakan nasionalisme yang kreatif," tambahnya.
Immanuel mengatakan anak muda yang memasang bendera One Piece hari ini bukan anti-negara. Mereka justru sedang mencari cara mencintai negaranya. Mereka ingin simbol yang mereka hormati juga mendengarkan isi hati mereka.
"Jika pemerintah bersedia mendengar, rasa kecewa itu bisa berubah menjadi energi positif. Dan energi itu bisa jadi kekuatan besar untuk mendukung agenda besar negara, memberantas korupsi, menutup tambang ilegal, merebut kembali aset negara yang dikuasai korporasi nakal, dan memastikan tak ada lagi rakyat yang kelaparan," ucapnya.
Menurutnya, fenomena bendera One Piece ini bukan ancaman, tapi alarm sosial. Alarm yang mengingatkan kita bahwa nilai keadilan dan kebebasan tidak boleh absen dalam kebijakan negara.
Dalam kisah One Piece, perjuangan Luffy berakhir ketika dunia berubah jadi lebih adil. Dalam dunia nyata, tugas kita, dan juga Presiden Prabowo sebagai pemimpin, adalah memastikan Merah Putih bukan sekadar berkibar di tiang, tapi juga lahir dari cerita cerita yg terasa di hati mereka yang hari ini memilih bicara lewat simbol bajak laut.
Immanuel menjelaskan One Piece bukan sekadar kisah bajak laut mencari harta karun. Ceritanya sarat tentang perlawanan terhadap penindasan, keberanian melawan ketidakadilan, dan kesetiaan pada sahabat.
Luffy dan kru Topi Jerami selalu berdiri di pihak rakyat tertindas, melawan pemerintah dunia yang korup dan para bangsawan arogan yang kebal hukum.
Narasi ini dekat dengan perasaan anak muda Indonesia yang muak pada ketidakadilan dan ingin perubahan nyata.
"Kalau dicermati, ada paralel menarik antara karakter Luffy dan kebijakan yang dibawa Presiden Prabowo. Program makan bergizi gratis, misalnya, lahir dari ketidakmauan Prabowo melihat rakyatnya kelaparan, sama seperti Luffy yang selalu marah melihat rakyat menderita," ungkap dia.
Komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi dan menutup tambang liar yang merusak lingkungan, juga sejalan dengan spirit One Piece, yaitu melawan sistem busuk dan membela mereka yang lemah.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
