
Direskrimsus Polda Mertro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan
JawaPos.com – Kepolisian Republik Indonesia menunjuk Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat. Penunjukan ini menempatkan perwira tinggi Polri tersebut kembali memimpin satuan kewilayahan setelah rekam jejak panjang sebagai Sahlijemen Kapolri di Mabes Polri.
Hal itu tercantum dalam Surat Telegram dengan nomor ST/1764/VIII/KEP/2025. Adi Deriyan sendiri termasuk orang yang sering menangani sejumlah kasus besar yang menyita perhatian publik.
Adi Deriyan bukan nama baru di jajaran penyidik elite Polri. Saat menjabat Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim pada 2017, ia terlibat langsung dalam penyidikan kasus dugaan chat mesum yang menyeret pimpinan Front Pembela Islam (FPI) kala itu, Rizieq Shihab, dan Firza Husein.
Kasus yang bermula dari viralnya percakapan WhatsApp tersebut meningkat ke tahap penyidikan, dengan Rizieq dan Firza sempat ditetapkan sebagai tersangka. Adi kala itu menjadi salah satu pejabat yang menjelaskan perkembangan kasus, termasuk pemeriksaan Rizieq di Arab Saudi.
Selain itu, Adi juga menangani penyelidikan dugaan korupsi dana hibah untuk Kwarda Pramuka DKI Jakarta pada 2014–2015. Kasus ini menyeret nama Sylviana Murni, yang saat Pilkada DKI Jakarta 2017 berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam keterangannya kepada media, Adi menjelaskan pihaknya memeriksa Sylviana sebagai Ketua Kwarda Pramuka DKI saat itu dan menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Kedua kasus tersebut memiliki gaung politik yang kuat di tengah panasnya kontestasi Pilkada DKI 2017. Adi Deriyan, dengan posisinya di Bareskrim, berperan menjaga proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur di tengah sorotan publik yang tajam.
Kini, sebagai Kapolda Sulbar, Adi membawa pengalaman panjang di bidang penyidikan kasus-kasus sensitif dan berskala nasional. Pengalaman ini diharapkan memperkuat kinerja Polda Sulbar, baik dalam penegakan hukum maupun menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
