Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 21.34 WIB

Rosan Roeslani Ungkap Rencana Pembelian 50 Pesawat Boeing, Kesepakatan Terjadi Sebelum Pandemi Covid-19

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani. (istimewa)

JawaPos.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani mengungkap rencana pembelian sebanyak 50 pesawat Boeing dari Amerika Serikat (AS) sudah disepakati sejak sebelum Pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Rosan guna merespons rencana pembelian 50 unit pesawat Boeing yang menjadi kewajiban Indonesia setelah memperoleh tarif resiprokal sebesar 19 persen. Pembelian pesawat ini juga sebagaimana tertuang dalam pernyataan bersama antara AS dan Indonesia yang telah dirilis oleh Gedung Putih beberapa waktu lalu.

"Memang di dalam satu poin dari Amerika Serikat dan Indonesia itu mengenai pembelian pesawat Boeing, kurang lebih 50. Nah yang ingin saya sampaikan, sebetulnya kesepakatan itu antara Boeing dan Garuda itu sudah ada. Sudah ada sebelum Covid, pembelian 50 pesawat Boeing itu," ungkap Rosan saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Selasa (29/7).

Lebih lanjut, Rosan juga menyampaikan setelah kurang lebih dari 7 tahun, Garuda Indonesia sendiri baru menerima satu unit pesawat Boeing, sehingga masih kurang sebanyak 49 unit. "Yang sudah terkirim itu baru satu, jadi 49 yang kurang," lanjutnya.

Rosan juga mengatakan pengiriman pesawat selanjutnya masih dilakukan pada tahun 2031-2032 mendatang. Pasalnya, perusahaan pesawat asal AS itu baru mengeluarkan pesawat terbaru lagi pada 6-7 tahun mendatang.

"Delivery-nya ini untuk Boeing sekarang yang baru itu paling cepat itu adalah tahun 2031-2032 untuk pesawat yang baru," tutur Rosan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan untuk mengenakan tarif impor kepada Indonesia sebesar 19 persen, turun dari sebelumnya ditetapkan 32 persen.

Angka ini merupakan hasil akhir dari negosiasi yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan pemerintah AS sejak beberapa pekan terakhir. Mengutip Reuters, tarif impor AS 19 persen bagi Indonesia ini tercatat lebih rendah dibandingkan dengan angka yang telah ditetapkan bagi Vietnam sebesar 20 persen.

Perjanjian itu terdiri dari, Indonesia setuju untuk membeli produk energi AS senilai USD 15 miliar. Kemudian, membeli produk pertanian Amerika senilai USD 4,5 miliar, dan 50 pesawat Boeing jet.

"Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli Energi AS senilai USD 15 miliar, produk pertanian Amerika senilai USD 4,5 miliar, dan 50 pesawat Boeing Jet, banyak di antaranya adalah 777," tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, dikutip dari Reuters. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore