Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juli 2025 | 15.43 WIB

9 Fakta Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali: 29 Korban Masih Hilang, WN Malaysia tak Masuk Manifes

Tampilan KMP Tunu Pratama Jaya semasa masih beroperasi, sebelum tenggelam di Selat Bali. (istimewa) - Image

Tampilan KMP Tunu Pratama Jaya semasa masih beroperasi, sebelum tenggelam di Selat Bali. (istimewa)

JawaPos.com - Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di Selat Bali saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Kamis dini hari (3/7).

Tim SAR sudah mengevakuasi sedikitnya 36 orang dari kapal tersebut di mana 6 di antaranya dalam kondisi meninggal dunia. hari ini, pencarian korman masih akan dilanjutkan.

Berikut fakta-fakta yang dirangkum oleh JawaPos.com dari tragedi tenggelamnya KMP Tunu Prama Jaya di Selat Bali

1. Kirim Sinyal Darurat Sebelum Tenggelam

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan insiden nahas ini terjadi tak lama setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Rabu (2/7) pukul 23.35 WIB.

"Sebelum blackout, KMP Tunu Pratama Jaya sempat meminta tolong lewat channel 17 pada pukul 00.16 WITA, karena alami kebocoran di ruang mesin," ucap Nanang selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi ini, Kamis (3/7).

Beberapa menit kemudian, pukul 00.19 WITA, kapal tersebut mengalami black out. Kapal diinformasikan terbalik dan hanyut ke arah selatan di titik koordinat -08°09.371', 114°25, 1569'.

2. KMP Tunu Pratama Jaya Angkut 65 Orang dan 22 Kendaraan

Berdasarkan data manifest KMP Tunu Pratama Jaya, saat kejadian, kapal sedang membawa 53 orang penumpang, 12 kru kapal, dan 22 kendaraan.

3. Presiden Prabowo dan Menhub Instruksikan Penanganan Cepat

Melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk sigap menyelamatkan korban dan terus memantau jalannya operasi penyelamatan.

"Bapak Presiden mendapat laporan dan informasi dari Tanah Air bahwa telah terjadi kecelakaan tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali karena cuaca buruk," ujar Seskab Teddy dari Makkah, Kamis (3/7).

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan jajaran Kemenhub dan stakeholder terkait untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan kecelakaan di Selat Bali.

“Saya instruksikan proses tersebut (pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya) dipercepat, dengan mengedepankan koordinasi dan keselamatan,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Kamis (3/7).

4. Hari Pertama Pencarian: 36 Korban Dievakuasi

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore