
Mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh wafat di RS Mayapada, Jumat (4/7), akan disemayamkan di rumah duka Pejaten Raya. (ANTARA)
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti dunia hukum Indonesia. Mantan Jaksa Agung Republik Indonesia, Abdul Rahman Saleh, tutup usia pada Jumat (4/7) siang. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan, pada pukul 13.05 WIB.
Kabar duka ini diumumkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah H Abdul Rahman Saleh, Jaksa Agung periode 2004–2007," kata Harli kepada wartawan, Jumat (4/7).
Jenazah almarhum disemayamkan rumah duka yang berlokasi di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korps Adhyaksa menampilkan penghormatan terakhir melalui unggahan resmi Instagram Kejaksaan RI.
Peofil Abdul Rahman Saleh
Abdul Rahman Saleh dilahirkan di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 1 April 1941. Ia menuntut ilmu di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), lalu melanjutkan pendidikan notariat dan pascasarjana di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
Kariernya berawal dari dunia jurnalistik sebelum terjun ke dunia hukum. Ia sempat berkarier sebagai wartawan, kemudian melanjutkan karier di dunia hukum dengan menjadi Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, advokat, notaris, dosen, arbiter, bahkan aktif sebagai aktor dalam beberapa film.
Pengalaman luas ini membentuk reputasinya sebagai sosok intelektual dan humanis. Kariernya di dunia hukum terbilang mulus, pada 1999, ia dilantik menjadi Hakim Agung. Jabatan tersebut diembannya hingga 2004, hingga akhirnya ia dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Jaksa Agung periode 2004–2007. Kepemimpinannya menjadi Jaksa Agung sempat kontroversial, karena dirinya bukan berkarier dari Kejaksaan.
Selama menjabat, Abdul Rahman dikenal tegas menegakkan hukum dan menjunjung tinggi nilai integritas.
Usai masa jabatan Jaksa Agung, ia tetap berkecimpung dalam diplomasi. Dari 2008 hingga 2011, Abdul Rahman diangkat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Denmark yang merangkap ke Lithuania.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
