
Posan Tobing di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/5).
JawaPos.com-- Musisi Posan Tobing mengungkapkan kekecewaannya kepada Cella yang mendaftarkan grup band Kotak ke HAKI dan menganggap band Kotak sebagai Cella, Chua, dan Tantri.
Menurut Posan Tobing, didaftarkannya band Kotak ke HAKI tanpa melibatkan dirinya, Pare dan Icez merupakan bentuk pengingkaran terhadap sejarah berdirinya Kotak. Karena pada kenyataannya, Kotak didirikan oleh 4 orang yaitu Posan Tobing, Cella, Icez, dan Pare.
"Cella harusnya tahu sejarah itu bagaimana. Jangan bilang kami (Cella, Chua, Tantri) adalah Kotak. Sementara pendiri Kotak itu aku, Pare, dan juga Icez," kata Posan Tobing di bilangan Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (21/5).
Menurut Posan, apa yang dilakukan Cella dkk merupakan bentuk penghilangan terhadap sejarah band Kotak. Dia pun mempertanyakan kemana nurani Cella sampai dia tega melakukan penghilangan akan sejarah berdirinya Kotak.
"Lo tanya sama hati kecil lo sendiri ya. Cella (satu-satunya personel lama) yang ada di sana, kami di sini masih hidup kan ya ? Masih hidup," tuturnya.
HAKI yang didaftarkan band Kotak sebenarnya sudah lama pada tahun 2014 silam.Posan Tobing, Icez, dan Pare, tidak update karena pada saat itu mereka sudah hengkang dari Kotak.
"Pada tahu 2014, mereka diam diam mendaftarkan Kotak. Kita baru tahu di tahun 2023. Wajar dong kalau saya sakit hati. Karena saya, Posan, Icez, Cella, yang membuatnya dari nol tahu susahnya seperti apa," ungkap Pare.
Posan Tobing dkk kecewa ke Cella dkk karena mereka tidak minta izin terlebih dahulu. Di sisi lain, Kotak dibentuk pada tahun 2004 melalui perjuangan yang cukup panjang lewat proses audisi untuk membuat dream band.
"Masing-masing disuruh cari nama. Aku kebetulan sebut Kotak. Sudah ada konsep, gambaran, logo, filosofi. Jadi kita membuatnya tidak asal-asalan,” tutur Pare.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
