Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai disela rapat kerja dengan komisi XIII di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengingatkan jajarannya untuk memberikan pelayanan publik dengan tidak boleh memandang suku, ras, agama dan golongan. Ia mengingatkan, para pegawainya di lingkungan Kementerian HAM untuk bekerha sesuai Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya mengangkat para pejabat di lingkungan Kemenham RI tidak memandang latar belakang ras, suku, bahkan tidak kenal sebelumnya. Dengan memprioritaskan pegawai dari lingkungan dalam serta mereka yang mengerti permasalahan dengan begitu cepat, Kemenham RI telah bekerja keras membentuk organisasi dan tata kerja hingga terbentuknya kanwil diseluruh Indonesia," kata Natalius Pigai dihadapan 87 pegawai Kantor Wilayah Kementerian
Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (12/5).
Pigai menyampaikan hal-hal pokok pencapaian target kinerja Kementerian HAM, salah satunya melakukan penguatan kepada aparatur dan masyarakat diseluruh wilayah. Ia berharap, para pegawainya dapat melakukan transformasi diberbagai dimensi dengan melakukan perubahan yang bersifat perbaikan atau mempertahankan yang sudah baik dan mengadakan yang belum ada.
"Pada periode 2035-3040, Indonesia akan mempengaruhi Kawasan Asia dan Periode 2040-2045 akan memimpin dunia. Oleh karena itu, perlu membangun sistem politik, ekonomi, tata kelola pemerintahan yang baik dan berkualitas untuk mencapai Indonesia Emas,” papar Pigai.
Mantan Komisioner Komnas HAM itu mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk bekerja sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, poin pertama, yaitu memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). Dengan demikian, HAM menjadi pilar pertama yang melandasi pilar Pembangunan Nasional.
"Seluruh pegawai harus menjadi pembela HAM sebagai perintis, penegak dan membangun peradaban HAM. Untuk itu, seluruh pegawai harus mendukung dan mensosialisasikan program-program pemerintah seperti makan bergizi gratis, pendidikan, kesehatan dan pemenuhan hak lainnya," seru Pigai.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kememham Sulsel Daniel Rumsowek dalam laporannya menyampaikan saat ini terdapat 66 orang pegawai di wilayah Sulsel dan 21 orang wilayah kerja Sultra.
"Dari jumlah 87 orang diharapkan mampu untuk bekerja keras dan melaksanakan tugas-tugas yang telah ditargetkan pusat maupun wilayah sendiri," pungkas Daniel.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
