
Proses pemusnahan bom di Garut, Jawa Barat yang menewaskan sejumlah warga dan anggota TNI. (Istimewa).
JawaPos.com - Belasan orang yang terdiri dari warga sipil dan TNI tewas saat kejadian ledakan terjadi pada Senin (12/5) pagi.
Ledakan tersebut terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut saat kegiatan rutin pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI AD.
Insiden tersebut mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, termasuk empat prajurit TNI dan sembilan warga sipil. Publik pun bertanya mengapa peledakan amunisi kedaluwarsa di Garut tersebut bisa sampai tewaskan 9 warga sipil.
Atas kejadian ledakan di Garut itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa. Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang merenggut nyawa empat anggota TNI dan sembilan warga sipil itu.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa musibah ini menjadi luka bersama bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa peristiwa ini bukan hanya tragedi militer, tetapi juga tragedi kemanusiaan yang menyentuh hati seluruh warga.
“Kami pemerintah provinsi Jawa Barat menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya 4 anggota TNI dan 9 warga sipil dalam musibah kecelakaan pemusnahan amunisi tak terpakai, di tempat pemusnahannya Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut,” kata Dedi dilansir dari unggahan video Instagram @dedimulyadi71.
Dedi juga menyampaikan doa untuk para korban, agar amal dan iman mereka diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan besar ini.
Ia mengajak masyarakat luas untuk mendoakan para korban dengan membaca Surat Al-Fatihah sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan terakhir.
“Semoga almarhum diterima seluruh keimanannya, mendapat seluruh ampunan dosa yang telah dilakukannya dan mendapat tempat terbaik dari Allah SWT,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
