Kepala daerah berseragam Komcad saat mengikuti retret di Akmil, Magelang, Jawa Tengah. (Jawa Pos Radar Magelang)
JawaPos.com - Sebanyak 47 kepala daerah masih belum datang ke Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng) untuk turut serta dalam retret bersama ratusan kepala daerah lainnya. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyayangkan hal itu. Menurut dia, kepala daerah yang tidak ikut retret akan rugi sendiri.
Tito menyampaikan hal itu kepada awak media pada Sabtu (22/2). Menurut dia, retret kepala daerah yang berlangsung selama tujuh hari akan menjadi bekal untuk menjalankan pemerintahan selama lima tahun. Para kepala daerah bisa melakukan sinkronisasi program dengan pemerintah pusat. Sehingga kerja-kerja untuk rakyat semakin baik.
”Jadi, kalau yang nggak mengambil bagian ya rugi sendiri, mereka kehilangan momentum untuk bisa mendapatkan teman baru, mengenal para menteri, dan juga kenal dengan gubernur misalnya, kehilangan momentum itu,” kata Tito.
Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, ada 53 kepala daerah yang tidak hadir. Dari angka tersebut, enam kepala daerah menyampaikan permohonan izin. Sementara 47 lainnya tanpa alasan dan keterangan. Tito menegaskan, retret kepala daerah dibuat oleh pemerintah untuk memastikan seluruh kepala daerah bisa memberikan yang terbaik untuk rakyat di daerah masing-masing.
”Saya menganggap bahwa kegiatan orientasi kepala daerah ini sangat-sangat penting. Bukan kepentingan pusat, kepentingan daerah itu sendiri. Supaya rekan-rekan kepala daerah memiliki bekal yang cukup sebelum lima tahun nanti melangkah,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa para kepala daerah yang mengikuti retret pembekalan tidak diperkenankan membawa pendamping, protokol, dan lainnya. Aturan itu dibuat mengingat jumlah peserta yang mengikuti retret sangat banyak. ”Jadi, betul-betul (kepala daerah) sendiri,” jelasnya.
Tidak hanya itu, retret kepala daerah juga menghindari kegiatan yang banyak berkaitan dengan fisik. Aktivitas peserta bakal lebih banyak di dalam kelas agar lebih memahami materi yang disampaikan. ”Tentu ini akan sangat menyesuaikan dengan pembobotan akan lebih banyak di ruang-ruang kelas,” kata mantan wali kota Bogor tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
