
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian. (Istimewa)
JawaPos.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian ikut bicara soal kondisi pekerja mitra PT Pos Indonesia yang dinilai memprihatinkan. Ia menyuarakan hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI bersama dengan Federasi Serikat Pekerja (ASPEK Indonesia), Senin (10/2) kemarin.
Kawendra menyatakan, ia banyak menerima laporan dari mitra pekerja PT Pos Indonesia yang harus bekerja melampaui jam kerja yang seharusnya.
"Mereka kerja hingga melampaui jam kerja, tidak sesuai aturan yang seharusnya. Seharusnya seminggu itu hanya 40 jam, satu bulan sekitar 160 jam. Tapi nyatanya, mereka bekerja hingga 200 jam, over sekitar 40 jam. Itu tidak jelas," ujar Kawendra kepada wartawan.
Untuk diketahui, jumlah pekerja mitra PT Pos sendiri mencapai 17.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Kendati demikian, laporan keuangan perusahaan dinilai bertolak belakang dengan kesejahteraan para pekerja.
"Dengan melihat data yang ada, seharusnya PT Pos memberikan hak-haknya kepada pekerja mitra sekalipun," tambahnya.
Selain jam kerja yang berlebihan, berdasarkan laporan yang diterima, pekerja mitra juga diduga tidak didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Padahal, risiko kecelakaan kerja mereka sangat tinggi karena aktivitas pekerjaan yang dilakukan di jalan.
Menanggapi persoalan ini, Kawendra menegaskan bahwa Fraksi Gerindra akan terus menyuarakan aspirasi pekerja mitra PT Pos dalam setiap kesempatan yang ada.
"Tentu kami dari Fraksi Gerindra akan menyuarakan ini ketika ada kesempatan nanti berbicara dengan PT Pos. Kalau misalnya manajemennya aneh-aneh, kita sikat sekalian," pungkas Kawendra
Kawendra juga menambahkan bahwa perjuangannya untuk membela hak pekerja sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia. Menurutnya, tenaga kerja, termasuk pekerja mitra, harus mendapatkan hak-hak yang layak sesuai dengan kontribusi mereka dalam perekonomian nasional.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
