
Pemain PSIS Semarang menjalani latihan ringan sebelum menghadapi tuan rumah PSBS Biak di Stadion Lukas Enembe. (LIB)
JawaPos.com - PSBS Biak akan menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-20 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Minggu (26/1) pukul 13.30 WIB. Laga ini menjadi momen penting bagi PSBS untuk bangkit setelah hanya meraih hasil imbang dalam dua laga terakhir.
Pelatih PSBS, Emral Abus, menegaskan pentingnya menjaga konsistensi permainan hingga akhir pertandingan agar tidak mengulangi kesalahan pada laga sebelumnya.
"Kita harus bermain maksimal melawan PSIS Semarang dan meraih hasil yang kita targetkan, yaitu tiga poin penuh," ujarnya.
Apalagi, menurut Emral, PSIS adalah tim yang kuat dan tidak mudah dikalahkan, meskipun posisi di klasemen tidak selalu mencerminkan kualitas permainan.
"Kami telah mengevaluasi pertandingan sebelumnya dan mendiskusikan strategi yang tepat. Pemain harus pintar mengamankan keunggulan hingga peluit akhir," imbuhnya.
Selain itu laga ini juga menjadi ajang balas dendam bagi PSBS setelah kalah tipis 1-0 dari PSIS pada pertemuan pertama musim ini.
"Harapannya, kita bisa bermain maksimal dan membalas kekalahan tersebut," kata Emral Abus.
Sementara itu striker PSBS, Ariel Nahuelpán, menjadi salah satu pemain andalan. Setelah mencetak gol perdananya melawan PSM Makassar, dia optimistis dapat kembali menambah koleksi golnya.
"Kepala saya siap untuk cetak gol lagi. Kita harus menang," ucap pemain asal Argentina itu.
Sementara Pelatih PSIS, Gilbert Agius, menyebut laga nanti jadi pertandingan yang sulit. Apalagi, menatap laga lawan PSBS nanti, skuad berjuluk Mahesa Jenar itu harus kehilangan tiga pemain pilarnya.
Dua pemain asing andalan harus absen, yakni Gali Freitas akibat cedera dan Evandro Brandao yang terkena hukuman akibat kartu merah. Satu pemain lagi yang absen adalah Faqih Maulana yang juga dibalut cedera usai laga pekan ke-19.
“Kami menjalani persiapan yang rumit menjelang pertandingan. Dua pemain kami, Gali Freitas dan Faqih Maulana mengalami cedera. Juga Evandro yang mendapatkan kartu merah. Laga nanti melawan PSBS tidaklah mudah. Semoga kami bisa meraih hasil positif,” kata Gilbert Agius.
Selain itu, tantangan lain yang dihadapi PSIS, Gilbert Agius menjelaskan perjalanan dari Semarang ke Jayapura yang begitu panjang. Dampaknya tentu saja menguras tenaga anak asuhnya, meski sudah melakukan latihan ringan untuk recovery.
Pertandingan nanti juga sekaligus menjadi ujian berikutnya bagi PSIS untuk dapat menunjukkan kembali performa terbaiknya.
Pasalnya, PSIS sudah berpuasa kemenangan di lima laga terakhirnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
