Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 November 2024, 14.46 WIB

Stop Jadi Guru Membosankan: Coba 10 Ide Ice Breaking dengan Senam Otak untuk Kelas Lebih Seru!

Kak Fitri mengajarkan senam otak pada siswa SDN Balerejo 1 Madiun (Amsori/Kelas Inspirasi Madiun 10) - Image

Kak Fitri mengajarkan senam otak pada siswa SDN Balerejo 1 Madiun (Amsori/Kelas Inspirasi Madiun 10)

JawaPos.com - Menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan membantu meningkatkan konsentrasi siswa. Salah satu cara efektif yang dapat dicoba adalah dengan memanfaatkan senam otak sebagai teknik ice breaking.

Senam otak terdiri dari rangkaian gerakan sederhana yang dirancang untuk merangsang kerja otak. Aktivitas ini membantu mengaktifkan koneksi antar bagian otak, meningkatkan fokus, serta mendukung kemampuan kognitif.

Kak Fitri sebagai relawan pengajar di Kelas Inspirasi Madiun 10, telah mempraktekkan ice breaking senam otak kepada siswa SDN Balerejo 1 Madiun sebelum menyampaikan materi tentang profesi content creator JawaPos.com. Ice breaking ini efektif membangun keakraban dengan siswa, membuat siswa menerima materi dengan antusias, suasana kelas lebih seru, dan siswa tidak cepat bosan.

Aktivitas ice breaking menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Dengan senam otak, suasana kelas menjadi lebih rileks sekaligus mendukung pengembangan fungsi otak siswa.

Berikut 10 ide ice breaking untuk guru dengan senam otak untuk kelas lebih seru dilansir dari laman Footprintseducation dan Fastercapital, Minggu (24/11):

1. Senam Tangan Kreatif: Sinkronkan Otak

Gerakan tangan kreatif melibatkan pola unik dengan menggunakan kedua tangan secara bergantian. Contohnya, tangan kanan menunjuk satu jari, sementara tangan kiri menunjukkan empat jari.

Setelah itu, kedua tangan digerakkan secara bergantian sebanyak 10 kali. Aktivitas ini dirancang untuk mensinkronkan otak dan tubuh secara simultan. Dengan pola-pola gerakan yang menantang, koordinasi antara otak kiri dan kanan semakin terlatih.

Latihan ini juga sangat efektif untuk meningkatkan konsentrasi siswa sebelum memulai pelajaran, merangsang kedua belahan otak agar bekerja lebih seimbang, sehingga suasana kelas menjadi lebih dinamis dan siswa merasa lebih segar serta siap menerima materi pelajaran.

2. Lazy 8: Meningkatkan Konsentrasi

Gerakan Lazy 8 dilakukan dengan cara menggambar angka delapan horizontal di udara menggunakan tangan. Aktivitas ini membantu meningkatkan koordinasi antara otak kiri dan kanan, yang sangat penting untuk konsentrasi.

Dengan melakukan gerakan ini, siswa dapat mempertahankan fokus lebih lama selama belajar. Selain itu, latihan ini merangsang penglihatan, yang sangat bermanfaat dalam aktivitas membaca atau menulis. Gerakan Lazy 8 juga membantu sinkronisasi tubuh, sehingga siswa lebih siap menerima materi baru.

Latihan ini tidak memerlukan alat khusus, hanya gerakan tangan yang sederhana. Meskipun sederhana, latihan ini efektif dalam meningkatkan kesiapan mental siswa sebelum memulai pelajaran. Dengan demikian, Lazy 8 merupakan cara yang baik untuk memulai sesi belajar dengan lebih fokus dan terorganisir.

2. Coretan Ganda: Merangsang Kreativitas

Dalam aktivitas ini, siswa menggambar dua bentuk berbeda secara bersamaan dengan kedua tangan. Gerakan ini melatih kedua belahan otak agar bekerja lebih seimbang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore