
Peringatan Haul KH. M. Sholih Tsani di Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah Gresik berlangsung selama dua hari mulai 20 hingga 21 November 2024. (Istimewa)
JawaPos.com – Peringatan Haul KH. M. Sholih Tsani menjadi agenda tahunan bagi masyarakat Gresik khususnya di Kecamatan Bungah. Tahun ini, Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah Gresik menggelar acara haul yang ke-126 ulama kharismatik tersebut.
Acara yang dikenal sebagai Haul Bungah tersebut berlangsung selama dua hari mulai 20 hingga 21 November 2024.
Peringatan Haul dimaksudkan untuk mengenang jasa KH. M. Sholih Tsani. Dia adalah pemangku ke-4 Pondok Pesantren Qomaruddin yang dalam perjalanannya mendedikasikan diri mengembangkan pendidikan agama Islam.
Puncak acara haul digelar Hari Kamis (21/11/24) di Lapangan SMA Assa’adah Bungah Gresik. Kegiatan ini dipadati oleh ribuan jemaah yang terdiri dari santri, alumni, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin dalam perannya membentuk SDM yang berkualitas.
"Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin karena telah membantu pemerintah mendidik anak-anak kita menjadi SDM yang berkualitas," tutur Bu Min, Sapaan akrab Plt Bupati Gresik.
Antusasi jamaah pada peringatan Haul KH. M. Sholih Tsani di Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah Gresik berlangsung selama dua hari mulai 20 hingga 21 November 2024. (Istimewa)
Selanjutnya, Bu Min juga menyampaikan, agar lembaga pendidikan pondok pesantren dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa adanya pertikaian.
"Saya berharap agar pendidikan di lembaga ini bisa berlangsung terus tidak ada pertikaian antar keluarga maupun perebutan kekuasaan yang tidak ada manfaatnya bagi pesantren," harapnya.
Kegiatan Tadarus Al-Qur’an bil Ghoib dan Lailatul Qiroah menjadi pembuka pada rangkaian haul di hari pertama. Selanjutnya Tahlil serta Mauidhah hasanah yang disampaikan oleh Gus Ghofur Maimun Zubair dari Rembang. Ini menjadi kegiatan inti pada puncak peringatan haul di hari kedua.
Acara haul ditutup dengan salawat hadrah yang menghadirkan jemaah ISHARI Gresik dan Lamongan.
Acara haul ini memiliki makna yang sangat penting bagi warga Pondok Pesantren Qomaruddin dan masyarakat Gresik pada umumnya. Selain sebagai penghormatan kepada KH. M. Sholih Tsani, haul ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara warga pesantren, alumni, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini mengingatkan akan pentingnya pendidikan agama dan pengamalan ajaran Islam yang diteruskan oleh generasi berikutnya.
"Memperingati Haul dari KH. M. Sholih Tsani ada banyak hal yang dapat kita ambil pelajaran, terutama pada perjuangan beliau mulai dari beliau menuntut ilmu sampai mengabdikan ilmunya di Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan ini," imbuh Kiai Mudlofar Usman dalam pembacaan Manaqib KH. M. Sholih Tsani.
Sebagai informasi, silsilah keluarga KH. M. Sholih Tsani secara singkat dari jalur ibu merupakan cicit dari Kiai Qomaruddin pemangku pertama Pondok Pesantren Qomaruddin. Dari jalur ayah KH. M. Sholih Tsani bersambung pada Mbah Sabil Menakanggrung Bojonegoro.
Turut mendampingi Plt Bupati Gresik, Asisten III sekretaris daerah, jajaran forkopimda, kepala dinas komunikasi dan informatika, kepala dinas KBPPPA, kepala dinas lingkungan hidup, kepala dinas pendidikan, dan undangan lainnya. (rad)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
