Ilustrasi hujan. (Aprillio Akbar/Antara)
JawaPos.com - Musim hujan telah tiba. Di beberapa daerah di Tanah Air sudah mulai turun hujan. Dalam beberapa bulan ke depan, kemungkinan akan lebih sering turun hujan mengingat sudah masuk musim penghujan di bulan November ini.
Bagi umat Islam, hujan merupakan rahmat dari Allah yang sangat penting untuk kehidupan manusia dan juga makhluk lain di muka bumi.
Oleh sebab itu, saat turun hujan, kita dianjurkan untuk membaca doa supaya air hujan yang turun benar-benar menjadi rahmat dan membawa keberkahan, bukan malah melahirkan bencana.
Selain dianjurkan membaca doa saat turun hujan, setelah hujan reda atau hujan berhenti, kita juga dianjurkan untuk membaca doa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas turunnya hujan yang merupakan karunia besar.
Dan dengan berdoa setelah hujan reda, kita juga memohon kepada Allah untuk memberikan keberkahan bagi manusia dan alam semesta.
Berikut doa setelah hujan reda lengkap dengan Arab, latin dan artinya:
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ
Muthirnā bi fadhlillāhi warahmatih.
Artinya: Kita dihujani dengan anugerah dan rahmat Allah.
Doa di atas terdapat dalam Kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi Banten halaman 114.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
