Satgasud Kogabpadpam VVIP menyiagakan sejumlah alutsista di Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali. (Satgas Penerangan Pengamanan Forum Tingkat Tinggi IAF 2024)
JawaPos.com - Mabes TNI turut mengerahkan Satuan Tugas Udara (Satgasud) Komando Gabungan Terpadu Pengamanan (Kogabpadpam) VVIP di Bali. Mereka dikirim untuk bersiaga dan menjaga seluruh wilayah udara di Pulau Dewata dan sekitarnya. Tugas itu mereka emban selama kegiatan High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 Tahun 2024 berlangsung di Bali pada 1 -3 September.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Joko Widodo hadir secara langsung. Presiden sudah bertolak ke Bali untuk menjamu seluruh delegasi dan tamu negara. Berdasar data dari Mabes TNI, Satgasud Kogabpadpam VVIP mengerahkan ribuan personel. ”Dalam rangka mengamankan langit Pulau Dewata Bali,” kata Wadansatgaspen Pam IAF Letkol Laut (S) Rudi Kristiyan Purnama dalam keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com pada Minggu (1/9).
Tidak hanya personel, Satgasud Kogabpadpam VVIP juga menggerakkan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista). Mereka pun sudah membuat Subsatgas yang terdiri atas Subsatgas Gakkumpamwilud, Subsatgas Mobilitas Udara, dan Subsatgas Khusus. Subsatgas Khusus di sebar ke beberapa titik. Diantaranya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan lokasi lainnya di bagian Selatan Pulau Bali.
Menurut Letkol Rudi, beberapa pesawat dikerahkan oleh Satgasud Kogabpadpam VVIP. ”Ada beberapa pesawat yang telah mendarat dan disiagakan di Lanud I Gusti Ngurah Rai,” ungkap dia. Beberapa pesawat itu terdiri atas Pesawat Hercules C-130 Hercules dari Skadron Udara 32 dan Skadron Udara 33, Helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 6, Helikopter NAS-332L1 Super Puma VVIP/VIP dari Skadron Udara 45, dan Helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8.
Selain itu, ikut terlibat dalam tugas tersebut Helikopter AS-365 Dauphin, Radar Mobile, Rudal Hanud, anti drone, serta rantis milik Komando Pasukan gerak Cepat (Kopasgat). ”Disiagakan di lokasi-lokasi strategis di berbagai tempat untuk mengantisipasi dan menindak setiap kemungkinan ancaman wahana udara yang bisa mengganggu keamanan dan kelancaran kegiatan tersebut,” tegas perwira menengah dengan dua kembang di pundak itu.
Satgasud Kogabpadpam VVIP memastikan pengamatan udara selama event tersebut berlangsung dilakukan 24 jam non stop. Pelaksanaan tugas itu memadukan unsur radar militer di jajaran Komando Sektor 2. Pengamanan dimulai saat kedatangan tamu negara di wilayah udara Indonesia, di bandara, hingga kembali ke negara masing-masing. Mereka memastikan terus dan selalu waspada, antisipatif, berhati-hati dan siap siaga dalam pelaksanaan tugas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
