Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2024 | 04.54 WIB

Jalani Ibadah ke Baitullah, Doa dan Tata Cara Umrah

TAWAF: Masjidilharam kembali dipadati jamaah haji dari berbagai negara. Mereka baru saja menyelesaikan nafar awal  atau melempar jumrah pada 10-12 Zulhijah. - Image

TAWAF: Masjidilharam kembali dipadati jamaah haji dari berbagai negara. Mereka baru saja menyelesaikan nafar awal atau melempar jumrah pada 10-12 Zulhijah.

JawaPos.com - Umrah adalah salah satu ibadah yang dilaksanakan oleh umat Islam. Ibadah ini dilaksanakan di kota suci yaitu; Makkah dan Madinah.

Pada istilah teknis syari'ah, umrah berarti melaksanakan tawaf (berkeliling) di Kakbah dan sa'i (lari kecil) antara Shofa dan Marwah, setelah memakai ihram yang diambil dari miqat. Ibadah ini sering disebut pula dengan haji kecil. 

Perbedaan ibadah umrah dan haji hanya terletak pada waktu pelaksanaanya. Ibadah umrah dapat dilakukan kapan saja, sedangkan ibadah Haji hanya dapat dilakukan pada bulan Dzulhijjah. 

Pergi ke Tanah Suci untuk menyempurnakan ibadah, baik umrah maupun haji merupakan impian bagi hampir seluruh umat muslim di dunia. Namun, dalam menjalankan impian untuk beribadah umrah, ada tata cara umrah yang perlu dipahami terlebih dahulu. 

Alangkah baiknya jika bisa mengetahui serta memahami tata cara umrah jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Hal itu sekaligus mempersiapkan apa yang dibutuhkan dalam menjalankan ibadah umrah, sehingga saat menapakan kaki di Makkah hanya perlu beribadah dengan khusyuk. 

Dilansir dari NU Online, ada beberapa syarat, rukun, dan wajib untuk mengerjakan ibadah umrah yaitu,

  • Syarat
  1. Islam
  2. Baligh, dan berakal
  3. Merdeka
  4. Memiliki kemampuan, adanya bekal dan kendaraan, serta anggaran
  5. Ada mahram (khusus bagi wanita)
  • Rukun
  1. Ihram, berniat untuk memulai umrah
  2. Thawaf
  3. Sai
  4. Tahallul
  5. Tertib 
  • Wajib

 Adapun wajib umrah adalah:

  1. Melakukan ihram ketika hendak memasuki miqat
  2. Bertahallul dengan menggundul atau memotong sebagian rambut 

Berikut adalah tata cara umrah:  

  1. Berniat

Mula-mula Anda dapat membaca niat umrah di dalam hati sambil mengenakan pakaian ihram: 

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ تَعَالَى 

Artinya: “Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah ta‘ala.”

Selain mengenakan pakaian ihram, kaum muslim yang menjalankan umrah perlu melafalkan niat di Miqat yang merupakan titik awal dalam beribadah umrah.

Setelah itu membaca doa talbiyah secara terus-menerus dari Miqat hingga sampai di kota Makkah, Adapun bacaan doa talbiyah:  

لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segala kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.” 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore