Indonesia berhasil merangsek ke papan atas negara pengekspor ikan hias. Saat ini Indonesia berada di urutan kedua, sebagai negara pengekspor ikan hias terbesar dunia.
JawaPos.com - Indonesia berhasil merangsek ke papan atas negara pengekspor ikan hias. Saat ini Indonesia berada di urutan kedua, sebagai negara pengekspor ikan hias terbesar dunia. Sementara posisi nomor satu, masih diduduki oleh Jepang.
Posisi Indonesia itu disampaikan oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Budi Sulistyo. "Ayo kita salip Jepang. Masak kalah sama Jepang," kata Budi dalam temu media Nusantic & Nusapet 2024 di Serpong pada Jumat (31/5).
Untuk bisa menyalip posisi Jepang, Budi mengatakan perlu upaya branding dan promosi. Baginya upaya tersebut sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan alam Indonesia kepada dunia. Menurut Budi, secara ekonomi perniagaan ikan hias bisa membawa efek pada pada industri lainnya. Diantaranya adalah industri logistik.
Pada kesempatan itu, Budi mengatakan koleksi keragaman ikan hias itu harus dilindungi. Yaitu dengan mendaftarkan kekayaan ikan hias Indonesia ke Kementerian Hukum dan HAM. "Jangan sampai ikan cupang diklaim Singapura," katanya. Padahal ikan cupang berasal dari Tambun.
Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia Nusantic & Nusapet 2024 Djohan Tjiptadi mengatakan setelah pandemi Covid-19 terjadi peningkatan ekspor ikan hias Indonesia. Dua menuturkan pada 2020 nilai ekspor tercatat USD 30,76 juta. Kemudian naik menjadi USD 34,55 juta di 2021. Lalu di 2022 naik lagu menjadi USD 36,3 juta.
"Semoga kisa bisa menyalip Jepang," katanya. Lewat kegiatan Nusatic & Nusapet 2024 adalah ajang promosi ikan hias Indonesia ke dunia. Termasuk juga memberikan akses langsung kepada para pelaku usaha ikan hias tanah air. Beberapa ikan jagoan dari Indonesia, akan dipamerkan. Diantaranya adalah Arwana Super Red.
Sementara itu penghobi hewan peliharaan sekaligus publik figur Irfan Hakim mengaku bangga posisi Indonesia sudah naik ke urutan kedua. Sebelumnya pernah di urutan keenam, di bawah Singapura.
"Ini bukan soal peringkat. Tapi kebanggaan," katanya.
Irfan mengatakan Jepang berhasil duduk di peringkat pertama karena begitu bangga dengan ikan Koi. Di Jepang, kualitas dan keturunan ikan Koi dijaga dengan baik. Sehingga kualitasnya bisa dijaga dengan baik. Baginya dunia hobi hewan peliharaan, termasuk ikan hias, mempunyai sisi ekonomi yang luar biasa.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
