Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Mei 2024 | 18.39 WIB

Kemenag Jatim Siapkan Ini sebagai Antisipasi Kurangnya Calon Jemaah Haji karena Gagal Berangkat

ILUSTRASI: Ibadah haji. (JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI: Ibadah haji. (JawaPos.com)

JawaPos.com – Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan ratusan cadangan calon jemaah haji (CJH) untuk mengantisipasi kekurangan CJH asal Jawa Timur yang tertunda maupun gagal berangkat karena beberapa sebab, seperti sakit, hamil, meninggal dunia, hingga halangan lainnya.

Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Abdul Haris mengatakan bahwa ada sebanyak 900 CJH yang telah dipersiapkan untuk mengatasi kekurangan porsi.

“Dari total kouta 37.271 jemaah asal Jawa Timur, kami ada 900 cadangan yang siap diberangkatkan sewaktu-waktu untuk mengantisipasi adanya kendala jemaah yang tidak bisa berangkat haji,” terang Haris pada Minggu (5/5), seperti yang dikutip dari Radar Surabaya.

Kendala yang dihadapi oleh CJH adalah ketika hendak berangkat ke Embarkasi Surabaya maupun di embarkasi, dan saat hendak berangkat ke Tanah Suci, sehingga hal-hal tersebut diantisipasi untuk mengisi kursi kosong.

“Ya jemaah haji ketika masuk di Embarkasi Surabaya kan kembali dicek lagi kondisi kesehatannya agar bisa laik terbang. Hal ini dilakukan melalui pemeriksaan ketiga. Biasanya ada kendala entah itu sakit, hamil dan sebagainya. Jadi kita antisipasi,” jelasnya.

Haris optimis bahwa sebanyak 37.271 CJH bisa berangkat ke Tanah Suci tanpa adanya kendala.

Selain itu, dia juga mengaku jika dari pemeriksaan kesehatan jemaah haji tahap satu dan dua dalam kondisi sehat. Bahkan saat manasik sangat jarang yang menggunakan kursi roda.

“Ketika saya melihat saat manasik di daerah, jemaah haji semangat semua. Bahkan sedikit yang menggunakan kursi roda,” ujarnya.

Untuk visa haji, saat ini sudah hampir tuntas. Kanwil Kemenag Provinsi Jatim sudah melakukan request visa 100 persen dan masih menunggu proses penerbitan saja.

“Kita termasuk terbanyak dalam penyelesaian visa. Yang sudah kita ajukan (request) sudah 100 persen. Meski dalam perjalanannya ada ratusan yang tertolak karena ada perbedaan nama. Tapi kita sudah perbaiki semua. Dan tersisa 4 paspor yang masih kita ajukan kembali karena adanya perbedaan nama. Tapi per kemarin sudah clear dan kita ajukan visanya,” ungkap Haris.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore