
Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto saat sedang menjawab pertanyaan di jumpa pers selepas acara serah terima jabatan Menko Polhukam di Jakarta, pada hari Rabu (21/2).
JawaPos.com - Resmi dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Rabu (21/2).
Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto langsung mengungkapkan dua prioritas kerjanya ketika diberikan amanah sebagai Menko Polhukam.
Dua prioritas itu ia sampaikan dalam konferensi pers setelah upacara serah terima jabatan Menko Polhukam di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta pada hari Rabu (21/2).
Prioritasnya yang pertama adalah menjaga situasi tetap aman dan tertib. Prioritas kedua adalah terus menagih hutang para obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Hadi yakin jika menjaga situasi tetap kondusif adalah keinginan semua masyarakat, sebab jika keamanan dan ketertiban terjamin maka masyarakat dapat berkegiatan seperti biasanya. Termasuk juga aktivitas perekonomian akan tetap berjalan secara normal.
“Ini prioritas untuk tahun ini, karena seperti apa yang saya sampaikan agar masyarakat tetap tenang, masyarakat bisa melaksanakan kegiatan ekonomi juga dengan tenang, masyarakat dari pelosok sampai ibu kota ini ingin yang seperti itu,” ucapnya seperti dilansir dari Antara.
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban sejauh ini masih termasuk kondusif. Bahkan ketika tahun politik atau Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berlangsung.
“Situasinya sangat kondusif. Maka dari itu, saya harus menjaga situasi ini. situasi kondusif ini berpegang teguh pada prinsip-prinsip menjaga persatuan dan kesatuan antar anak bangsa agar proses pembangunan yang sedang berjalan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada gangguan sedikitpun,” kata dia.
Ia mengatakan bahwa dirinya akan langsung melakukan koordinasi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memastikan situasi keamanan publik saat ini.
“Tugas dari TNI/Polri adalah tetap menjaga keutuhan wilayah NKRI dan itu harga mati. Saya yakin dengan koordinasi yang tepat, dan dengan dukungan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen saya yakin situasi kondusif ini akan terus terjaga,” imbuhnya.
Sementara terkait dengan BLBI, Hadi telah berkomitmen untuk melanjutkan progress penagihan hutang yang sudah berjalan. Ia berharap untuk masalah BLBI bisa segera selesai dengan koordinasi dari pihaknya.
“Mudah-mudahan BLBI dengan koordinasi ketat kita bisa menyelesaikannya,” kata dia.
Seperti diketahui, Satgas BLBI terdiri dari beberapa kementerian atau lembaga sudah mulai bekerja sejak Presiden Jokowi menandatangani Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
