
Pedagang ikan bandeng terlihat di sekitar Jalan Sulaiman, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (7/2/2024) sore.
JawaPos.com - Pemandangan berbeda terlihat di sekitar Jalan Sulaiman, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (7/2/2024) sore. Kawasan yang biasa dipenuhi kendaraan angkutan bunga segar lantaran lokasinya yang tak jauh dari Pasar Bunga Rawa Belong itu kini ramai dipenuhi pedagang ikan bandeng.
Pemandangan ini terjadi setiap setahun sekali menjelang tahun baru Imlek. Seperti tradisi, hal ini sudah terjadi sejak puluhan tahun.
"Ini tradisi sudah dari jaman jebot, jaman kakek kita sudah ada," ungkap salah seorang pedagang ikan bandeng, Syar'i (65) saat ditemui JawaPos.com.
Memasuki jalan ini, warga akan disuguhkan oleh deretan lapak pedagang ikan bandeng dengan bangunan semipermanen. Untuk melindungi cuaca hujan dan panas, para pedagang mengakalinya dengan membuat tenda terpal sebagai atapnya.
Syar'i mengatakan, ikan bandeng yang dijual di sini bermacam-macam, mulai ukuran 1-6 kilogram dengan harga per kilonya mencapai Rp100-125 ribu. Selain dijual kiloan, warga juga boleh membeli per ekor.
"Saya biasa ngambil ikannya ini dari Muara Angke, dikirim ke sini setiap hari, jadi selalu seger," imbuh Syar'i.
Menurutnya, pembeli yang datang ke kawasan ini berasal dari berbagai daerah di Jakarta. Bahkan, ada yang sudah menjadi pelanggan tiap tahunnya.
Seperti Aang (45) misalnya, dirinya mengaku sengaja datang jauh-jauh dari daerah Kuningan, Jakarta Selatan hanya untuk membeli ikan bandeng. Baginya, membeli ikan bandeng menjelang tahun baru Imlek merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh keluarganya.
"Kita cuma ngikutin tradisi aja," akunya.
Berdasarkan kepercayaan etnis Tionghoa, memakan ikan bandeng saat tahun baru Imlek akan mendapatkan rezeki yang berlimpah sepanjang tahun. Apalagi, tema naga kayu yang menjadi simbol shio tahun ini dimaknai sebagai sebuah keberuntungan.
Hal itu diaminkan oleh Amran (45), yang juga pedagang ikan bandeng. Amran mengaku omzet penjualannya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ada peningkatanlah, target kemarin sampai 20 persen," beber Amran.
Amran memprediksi, puncak transaksi masih akan berlangsung hingga H-1 Imlek. Karena itu, dirinya berharap banyak pembeli datang ke lapaknya. Ia mengaku akan terus berdagang hingga malam menjelang Imlek.
"Ya semoga nanti makin banyak pembeli yang datang," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
