
SALAT JENAZAH: Relawan tenaga kesehatan RSDC Wisma Atlet melaksanakan solat jenazah di depan mobil jenazah almarhumah Liza Putrie Noviana, Kamis (24/6). (MUHAMMAD RIDWAN/JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Keluarga besar RS Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, berduka. Liza Putrie Noviana, salah seorang tenaga kesehatan (nakes) yang selama ini bertugas di sana itu gugur setelah sempat berjuang melawan Covid-19 yang memaparinya.
Suasana duka menyelimuti kompleks Wisma Atlet Kamis (24/6) malam. Seluruh nakes dan manajemen dari RSDC Kemayoran melepas mobil anumerta yang membawa jenazah nakes yang meninggal pada usia 24 tahun itu ke kampung halamannya, Cilacap, Jawa Tengah.
Pantauan JawaPos.com di Wisma Atlet Kemayoran, rekan-rekan Liza Putrie Noviana berada di depan Tower 1. Mereka menyalakan lilin sebagai tanda hormat kepada teman sejawatnya yang selama ini berjuang berada di garda terdepan membantu masyarakat Indonesia terkena virus korona.
Upacara pelepasan jenazah almarhum Liza Putrie Noviana dipimpin oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji. Dalam kata sambutannya, jenderal bintang dua itu mengatakan,
"Kita kehilangan rekan yang sudah menemani kita sejak berdirinya rumah sakit ini. Rekan yang selalu setia tanpa pamrih berusaha untuk membantu saudara-saudara kita yang lain, sampai dengan sehat. Dialah Liza Putrie, usia 24 tahun," kata Mulyo.
Photo
Nakes di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta memperlihatkan foto Liza Putrie Noviana semasa hidup di ponselnya. (MUHAMMAD RIDWAN/JAWAPOS.COM)
Gugurnya Liza Putrie merupakan duka bagi Indonesia. Bangsa ini kehilangan orang terbaiknya. Selama ini Liza telah berjuang untuk menyelamatkan nyawa pasien Covid-19. Apalagi Liza Putrie bertugas sebagai relawan medis semenjak RSDC Wisma Atlet berdiri. "Hari ini kita kehilangan orang terbaik bangsa yang berjuang yang rela keselamatannya untuk orang lain," ucap Mulyo.
Dikebumikan di kampung halaman, Cilacap, Jawa Tengah, jenazah Liza diantarkan oleh keluarga besar RSDC Wisma Atlet malam ini juga.
"Saya atas nama pemerintah, negara, dan penanggung jawab RS ini mengucapkan terima kasih dan selamat jalan kepada Liza Putrie Noviana yang telah berpulang mendahului kita karena sakit," pungkas Mulyo.
Berdasar data yang diperoleh JawaPos.com, semenjak wabah melanda Tanah Air, terdapat 968 tenaga kesehatan telah gugur dalam tugas. Semua itu terdiri atas 374 dokter, 39 dokter gigi, 311 perawat, 149 bidan, 6 rekam radiologi, 3 terapis gigi.
Baca juga: RS Penuh, Nakes Gugur, Menkes Minta Batasi Mobilitas dalam 2 Pekan
Selain itu terdapat 2 petugas ambulans, 26 ahli teknologi lab medik, 3 tenaga farmasi, 9 apoteker, 5 sanitarian, 3 elektromedik, 1 fisikawan medik, 2 epidemilog, 1 entomolog kesehatan, dan 34 nakes lainnya. Ditambah dengan Liza, maka total nakes yang gugur dalam "medan perjuangan" melawan Covid-19 mencapai 968 orang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
