
SATU ARAH: Pengecekan jalan tol Solo-Jogja yang akan fungsional mulai Sabtu (15/4). Yakni, sepanjang 6,1 km dari exit toll Colomandu sampai Kateguhan, Sawit, Boyolali.
JawaPos.com – Operasional Tol Solo–Jogja akan dilakukan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tol yang dimulai dari Kartasura dan Sukoharjo sampai exit tol Karanganom di wilayah Desa Kuncen, Kecamatan Ceper.
Tol tersebut akan langsung sampai ke jalan nasional Solo-Jogja. Pihak Polres Klaten sudah mempersiapkan pengamanan terkait arus lalu lintas saat tol tersebut mulai dioperasikan.
Polres Klaten akan membangun pos pengamanan di exit tol Karanganom. “Sudah ada supervisi dari Ditlantas Polda Jawa Tengah. Dari supervisi itu ada sejumlah poin penekanan yang akan dilaksanakan di Klaten terkait arus lalu lintas selama libur Nataru,” ujar Kasatlantas Polres Klaten, AKP Riki Fahmi Mubarok, pada Sabtu (2/12) dikutip Radar Solo (Jawa Pos Grup).
Riki mengatakan dari beberapa poin di supervise yakni pengamanan jalur Tol Solo – Jogja yang bakal di operasionalkan dari Kartasura sampai Klaten. Hal ini terkait untuk memecah arus lalu lintas dari gerbang tol Colomandu.
“Untuk teknis pengoperasian pos pengamanan bakal ada koordinasi lebih lanjut dengan pengelola tol dan dishub. Nanti ada jam berlakunya dan mungkin akan ditentukan tanggalnya kapan dilaksanakan,” ujar Riki.
Kapolres Klaten AKBP Warsono mengatakan untuk sarana-prasarana sudah disiapkan selama pengamanan arus saat Nataru. Saran-prasarana saat Nataru nanti salah satunya yakni water barrier ini merupakan pembatas jalan.
Baca Juga: Buyback Emas Antam Hari ini juga Loncat Rp 15.000 jadi Rp 1.044.000 per Gram, Saatnya Jual?
“Ini digunakan untuk mendukung rekayasa lalu lintas nantinya. Baik di tempat wisata maupun jalur-jalur Nataru baik di jalan arteri maupun tol. Terpenting sarana-prasarananya siap,” ujar Warsono.
Pihak Direktur Teknik PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Pristi Wahyono saat melakukan kunjungan di Klaten beberapa waktu lalu mengatakan proyek Tol Solo – Jogja pada akhir tahun ini memang menjadi target untuk dioperasionalkan kembali sehabis lebaran.
Pristi mengatakan saat ini hanya satu sisi yang difungsikan. Masih banyak belum dimungkikna karena masih berupa lean concrete (LC). Masih ada beberapa rupa tanah saat dilalui kendaraan bermotor nantinya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
