Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Oktober 2023 | 04.24 WIB

Gerhana Matahari Cincin akan Terjadi, Begini Cara Menyaksikannya

Gerhana matahari cincin akan terjadi malam ini Sabtu (14/10) - Image

Gerhana matahari cincin akan terjadi malam ini Sabtu (14/10)

JawaPos.com – Gerhana matahari cincin akan terjadi malam ini, Sabtu (14/10). Durasi gerhana matahari cincin ini berbeda-beda tiap zona dan negara, dimulai kurang lebih 3 menit hingga 3 jam.

Titik puncak gerhana matahari ini akan terjadi pada dini hari nanti untuk wilayah Indonesia, tepatnya pukul 1.01 WIB.

Namun sayangnya, karena matahari sudah tenggelam, maka gerhana matahari cincin ini tidak bisa disaksikan langsung dari wilayah Indonesia.

Kabar baiknya, bagi para pecinta Astronomi dan masyarakat umum di Indonesia, NASA akan meliput secara live fenomena gerhana matahari cincin ini melalui akun media sosial mereka.

Live streaming bisa disaksikan melalui Youtube @NASA atau melalui link berikut disini. Selain di Youtube, Nasa jug akan menyiarkan melalui X dan Facebook.

Gerhana matahari tidak tampak dari Indonesia ditegaskan oleh Ahli Falak Kiai Sirril Wafa, bahwa seluruh masyarakat yang tinggal di berbagai wilayah Indonesia tidak akan bisa melihat langsung gerhana ini.

“Seluruh Indonesia diperhitungkan tidak akan mempunyai kesempatan untuk menyaksikan Gerhana Matahari ini, karena gerhana terjadi manakala waktu di Indonesia sudah malam hari dan matahari sudah lama terbenam,” tuturnya pada Sabtu (14/10).

Wilayah gerhana matahari cincin ini terbagi menjadi dua zona, yaitu Zona bayangan sangat gelap dan Zona bayangan lebih terang.

Zona bayangan sangat gelap meliputi Meksiko, Colombia, Brazil, Costa Rica, Panama, Nicaragua, Guatemala, dan Amerika Serikat (negara bagian Nevada, Texas, New Mexico, Arizona, Utah, dan Oregon), dimana durasi gerhananya 3 jam 30 menit.

Sedangkan zona bayangan lebih terang meliputi Sahara Barat, Senegal, Gambia, Guinea-Bissau, Sierra Leone, Guinea, dan sebagian besar benua Amerika kecuali sebagian Argentina dan Chile, dimana durasinya bervariasi dari hanya beberapa menit hingga lebih 3 jam

Sementara Indonesia tidak termasuk ke dalam dua zona itu, sehingga gerhana matahari cincin tidak akan terlihat dari Indonesia.

Penyebab Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin bisa terjadi karena cahaya matahari yang menuju bumi terhalang oleh bulan, dengan posisi matahari-bulan-bumi.

“Dalan khazanah Ilmu Falak, gerhana matahari terjadi bersamaan dengan konjungsi Bulan-Matahari dengan Bulan menempati salah satu di antara dua titik nodalnya, kata Kiai Sirril, Ahli Falak dari UIN Jakarta.

Dalam kasus gerhana matahari cincin, ukuran bulan dari bumi lebih kecil dari matahari, sehingga sinar matahari tidak diblokir total oleh bulan, dan menyisakan sinar matahari yang berbentuk cincin.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore