
Petugas Disnakertrans Kabupaten Sukabumi bersama aparatur Pemdes Citepus saat mengantar calon pekerja migran pulang ke rumahnya yang sebelumnya dideportasi oleh Pemerintah Malaysia. (Antara)
JawaPos.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membantu pemulangan calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang sempat terlunta-lunta di Bandara Malaysia, akhirnya dideportasi oleh Pemerintah Malaysia, dikutip dari ANTARA.
"Mendapat informasi adanya PMI asal Kabupaten Sukabumi yang dideportasi dari Malaysia dan tengah berada di Kepulauan Riau, pada Minggu (10/9) pihak Disnakertrans Kabupaten Sukabumi berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat dan DKI Jakarta," kata Pengelola Data Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Indra Santika, di Sukabumi, Kamis (14/9).
Masih di hari yang sama, RS akhirnya diterbangkan dari Kepulauan Riau menuju DKI Jakarta. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta calon pekerja migran ini kemudian ditangani oleh BP3MI DKI Jakarta.
Baca Juga: Letjen TNI Richard Tampubolon Secara Aklamasi Terpilih Menjadi Ketum PBTI
Pada Senin, (11/9) RS didampingi oleh petugas BP3MI DKI Jakarta kemudian diantarkan ke alamat rumah yang tertera di KTP yakni Kampung Citepus PAM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
"Selama perjalanan pulang yang bersangkutan terus kami pantau keberadaannya hingga sampai di alamat sesuai yang tertera pada KTP milik RS. Namun setelah sampai di alamat tersebut, ternyata RS bukan warga Kampung Citepus PAM," tambahnya.
indra mengatakan setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Citepus, pada Selasa, (12/9), pihaknya bersama aparatur Pemdes Citepus mengantarkan RS ke rumah aslinya yang ternyata merupakan warga Kampung Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Paparkan Strategi Pemulihan Perekonomian Jatim
Saat ini yang bersangkutan sudah kembali berkumpul bersama keluarganya dan pihaknya memberikan imbauan agar mengurungkan niatnya menjadi pekerja migran, karena pemerintah pusat masih melakukan moratorium pengiriman PMI ke negara-negara Timur Tengah termasuk Malaysia.
Kronologi calon pekerja migran berinisial RS sebelum dideportasi sempat terlunta-lunta di bandara yang ada di Malaysia, karena ditinggalkan sendiri oleh rombongannya, kata Indra.
Menurutnya, informasi yang diterima pihaknya ternyata negara tujuan bekerja RS bukanlah Malaysia, tetapi Arab Saudi. RS berangkat ke negara Timur Tengah tersebut bersama 21 calon PMI lainnya pada awal September 2023.
Baca Juga: Setelah Panggil Siskaeee dan Virly Virginia, Polda Metro Jaya akan Periksa Para Pemain Film Birahi Muda
Namun saat, pesawat yang ditumpanginya transit di salah satu bandara di Malaysia, perempuan muda ini tidak bisa melanjutkan perjalanannya ke Arab Saudi karena saat diperiksa paspor dan surat vaksin oleh pihak bandara diduga bermasalah sehingga tidak diizinkan untuk melanjutkan penerbangannya.
Ironisnya, pihak perusahaan penyalur tenaga ke luar negeri bukannya membantu, tetapi meninggalkan RS begitu saja di bandara sehingga terlunta-lunta. Pihak otoritas bandara setempat yang menemukan RS kemudian memeriksa dan setelah berbagai proses pemeriksaan, akhirnya dideportasi pada Jumat, (8/9) dari Malaysia menuju Pelabuhan Dumai, Kepulauan Riau.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
