
Wakil Presiden Ma
JawaPos.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin memimpin rapat tentang pelayanan kepemudaan di Jakarta pada Selasa (30/5). Salah satu poin yang dibahas dalam rapat itu adalah indeks lapangan kerja. Ma’ruf menilai perlu terobosan perluasan lapangan kerja untuk mengatasi indeks lapangan kerja yang masih rendah.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) penduduk di rentang usia 16-30 tahun atau pemuda mencapai 65,82 juta jiwa (24 persen dari total populasi). Dari jumlah tersebut, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pemuda Indonesia mencapai 13,93 persen pada 2022 lalu.
’’Artinya sekitar 14 dari 100 angkatan kerja pemuda tidak terserap dalam pasar kerja,’’ kata Ma’ruf. Kondisi itu harus menjadi perhatian pemerintah. Baik di tingkat pemerintah pusat, maupun di level pemerintah daerah. Dia mengatakan perlu upaya strategis dan sinkronisasi program kepemudaan untuk meningkatkan serapan kerja di kalangan pemuda.
Pada kesempatan itu Ma’ruf juga menyampaikan skor Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2020 yang berada di angka 51 poin. Skor tersebut menurun dibandingkan periode 2019 yang tercatat sebesar 52,8 persen. Ma’ruf mengatakan penurunan tersebut diantaranya dipicu karena pandemi Covid-19.
’’Kita harus mengejar ketertinggalan IPP yang dalam RPJMN kita 2020-2024 ditargetkan 57,67 (poin) pada 2024,’’ jelas Ma’ruf. Dia mengatakan indeks tersebut mengukur sejumlah aspek. Yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, kepemimpinan dan partisipasi, serta gender dan diskriminasi.
Untuk meningkatkan indeks tersebut, Ma’ruf meminta para pemimpin lembaga anggota Tim Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Kepemudaan (TKNPK) untuk fokus mengatasi kendala pada program kepemudaan. Diantaranya adalah kendala dalam pelaksanaan rencana aksi pelayanan kepemudaan.
’’Rencana aksi daerah dari sekian banyak, baru di empat provinsi dan dua kabupaten,’’ katanya. Padahal melalui rencana aksi kepemudaan itu, memiliki program unggulan. Diantaranya mewujudkan sumber daya pemuda yang maju, berkualitas, dan berdaya saing. Program ini disusun secara berkesinambungan mulai dari pusat hingga daerah.
Rapat tersebut diikuti sejumlah menteri, diantaranya Menpora Dito Ariotedjo. Dia mengatakan dari lima aspek IPP, indeks lapangan dan kesempatan kerja berada di paling bawah. Yaitu di angka 40 poin. Sementara indeks pendidikan (70 poin), kesehatan dan kesejahteraan (60), partisipasi dan kepemimpinan (43,33) serta gender dan diskriminasi (54,44).
Sebelumnya Menpora Dito juga memberikan sambutan dalam peluncuran Dies Natalis Universitas Terbuka ke-39 dan Disporseni Nasional. Pada kesempatan itu Dito mendukung upaya peningkatan akses pendidikan tinggi secara luas di Indonesia. Baginya sistem pendidikan terbuka atau jarak jauh, bisa menjangkau masyarakat lebih luas.
Selain itu Dito mengatakan program beasiswa atlet berprestasi untuk 100 orang atlet patut didukung. Beasiswa ini merupakan kolaborasi Universitas Terbuka dengan KONI. Dia berharap program serupa juga dilakukan lembaga atau kampus lainnya. "Supaya atlet tidak hanya berprestasi di bidang olahraga. Tetapi juga di pendidikan atau akademik," paparnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
