
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat menjajal kereta rel diesel eletrik (KRDE) dari Depo Kereta Api Maros menuju Stasiun Rammang-Rammang, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). HUMAS SETKAB/AGUNG
JawaPos.com - Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Juri Ardiantoro menegaskan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencapai 80 persen merupakan rekor kepuasan tertinggi. Pencapaian ini, membuktikan bahwa legitimasi Presiden Jokowi semakin kokoh.
“Apalagi pencapaian luar biasa ini terjadi saat Indonesia sebagai bangsa sedang menghadapai berbagai tantangan yang sangat kompleks. Baik karena masalah global maupun lokal,” kata Juri dalam keterangannya, Jumat (4/5).
Hasil survei LSI menunjukkan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi mencapai 82 persen. Di mana, 82 persen responden merasa puas terhadap kinerja Presiden Jokowi, dengan 12,3 persen diantaranya menyatakan sangat puas.
Juri mengatakan, setidaknya ada empat isu utama yang menjadi prestasi Presiden. Pertama, kemampuan Presiden Jokowi mengendalikan berbagai masalah dan tantangan yang bersumber dari global maupun lokal. Seperti persoalan ekonomi, perlindungan sosial, kesehatan, hingga penegakan hukum.
Kedua, Presiden Jokowi telah membangun Indonesia dengan perspektif Indonesia sentris melalui pembangunan infrastruktur dan jalur-jalur konektivitas. Seperti pembangunan jalan tol, tol laut, dan infrastruktur lainnya. Sehingga menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru.
“Termasuk memindahkan ibu kota negara,” ujar Juri.
Isu ketiga yang menjadi pengungkit meningkatnya kepuasan publik, sambung Juri, adalah profil Presiden dan berbagai prestasi yang ditorehkan. Di mana, Presiden Jokowi dinilai sebagai sosok yang mampu memberi harapan tentang masa depan Indonesia, bahwa Indonesia Maju adalah keniscayaan.
Selain itu, Presiden Jokowi juga tokoh rekonsiliator yang mampu memelihara kerukunan dan harmoni sebagai negara yang sangat plural. “Termasuk langkah dia merangkul lawan-lawan politiknya dan menyelesaikan konflik maupun kesalahan-kesalahan masa lalu,” terang Juri.
Menurut Deputi Bidang Informasi dan Komunikasi Politik KSP ini, Presiden Jokowi telah meninggalkan legacy (warisan) yang monumental, serta menjadi tonggak dan landasan yang kokoh untuk masa depan Indonesia. Oleh karena itu, seluruh komponen bangsa perlu membangun komitmen bersama untuk melanjutkan legacy tersebut pada periode-periode yang akan datang.
“Dalam konteks ini menjadi lumrah bagi Presiden untuk meminta komitmen para calon Presiden yang akan berlaga di 2024 untuk terus memperkuat usaha-usaha yang sudah dilakukan Presiden Jokowi ini,” pungkas Juri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
