Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 April 2023 | 18.20 WIB

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sosok Pemimpin dengan Kesabaran Revolusioner

BERPENGARUH: Megawati Soekarnoputri - Image

BERPENGARUH: Megawati Soekarnoputri

Kiprah politik Megawati Soekarnoputri menjulur panjang. Semangat perjuangan Presiden Pertama RI Soekarno, ayahnya, menjadi magnet besar. Memengaruhi nadi gerakannya. Slogan merdeka selalu digelorakan. Menjadi satu tekad mencapai kemerdekaan sesungguhnya.

PEREMPUAN bernama panjang Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri itu termasuk tokoh paling berpengaruh di Nusantara. Usianya memang sudah tidak lagi muda. Pada 23 Januari 2023 sudah menapak 76 tahun. Namun, semangat dan perjuangannya terus menyala-nyala.

Sejak Indonesia berdiri, Megawati adalah satu-satunya perempuan yang pernah menjadi presiden. Dia sosok ketua umum partai yang kuat dan berpengaruh. Sudah 27 tahun Mega memimpin PDI Perjuangan (PDIP). Selama itu pula, gurat-gurat keberpihakannya kepada wong cilik terasa benderang. Seterang moncong putih pada lambang partai.

Segudang apresiasi dan pengakuan juga diraihnya. Baik dari kalangan akademik maupun nonakademik. Setidaknya, dua gelar profesor dan sembilan doktor kehormatan dari sejumlah universitas diberikan. Meski sebetulnya deretan gelar itu tentu bukan tujuan utama. Yang lebih penting baginya adalah bagaimana bisa terus ”mewarisi apinya, bukan abunya”.

Beberapa gelar tersebut antara lain diberikan oleh Universitas Pertahanan (Unhan) di bidang kepemimpinan strategis pada 11 Juni 2021. Lalu mendapatkan gelar guru besar kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA) Korea Selatan dalam bidang ilmu kebijakan seni dan ekonomi kreatif, 11 Mei 2022. Saat penyerahan gelar itu, Presiden SIA Nam Sik Lee menyebutkan, gelar itu diberikan kepada Mega karena merupakan pemimpin yang berani dalam membentuk politik dan negara Indonesia.

Selain itu, Mega dinilai sebagai tokoh yang bersemangat menebarkan seni dan budaya Nusantara serta ekonomi kreatif untuk pengembangan perdamaian dan demokrasi hingga peningkatan kualitas hidup. ”Dia (Mega) telah menjadi pelopor penelitian dan inovasi. Serta telah menjadi panutan bagi generasi masa depan,” kata Nam.

Rokhmin Dahuri, ketua DPP PDIP Bidang Kelautan, Perikanan, dan Nelayan, mengatakan bahwa gelar tersebut adalah pembuktian kepemimpinan strategis seorang Megawati. SIA merupakan universitas terbaik di Korea Selatan, terutama di bidang seni dan ekonomi kreatif.

Selain dari dua universitas tersebut, Mega juga telah meraih sembilan gelar doktor kehormatan. Yaitu dari Waseda University of Tokyo, Jepang; Moscow State Institute of International Relations Rusia; Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan; Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung; Universitas Negeri Padang (UNP); Mokpo National University Korea Selatan; Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN); Fujian Normal University (FNU) Fuzhou, Tiongkok; dan Soka University Japan, Tokyo, Jepang.

Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Mega merupakan sosok ketua umum partai yang memiliki prinsip kuat. Putri Bung Karno itu selalu meminta para kadernya memegang prinsip yang fundamental dalam berbangsa dan bernegara. Mega juga sosok perempuan yang visioner dan detail. Dia berhasil membangun organisasi partai dengan baik. ”Bu Megawati memiliki kesabaran revolusioner,” terang politikus asal Jogjakarta itu.

Yang menarik, lanjut Hasto, sebagai ketua umum, Mega juga mempunyai kepedulian besar terhadap alam. Dia selalu aktif mendorong para kader untuk mencintai bumi dan lingkungan. Wujudnya antara lain penanaman pohon, membersihkan sungai, serta kegiatan yang bersahabat dengan alam dan lingkungan lainnya.

Dengan begitu, diharapkan tercipta keseimbangan antara manusia dan alam. ”Program penghijauan yang terus digemakan partai merupakan bagian dari upaya merawat bumi yang selalu diingatkan Ibu Mega,” kata Hasto.

Saat ini Mega menjabat ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sejak 2017. Selain itu, dia menjadi Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Soal dua jabatan tersebut, saat memberikan sambutan di HUT Ke-50 PDIP di hadapan ribuan kader, Mega sempat berujar. ”Walaupun namanya badan, karena ada nama ideologi Pancasila, maka butuh perjuangan yang luar biasa,” tuturnya. (lum/c9/hud)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore