
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono melanjutkan tinjauannya di rest area KM 57 tol Jakarta-Cikampek, Rabu (23/12) dalam rangka pengamanan libur natal dan tahun baru (Nataru). (Istimewa)
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono melanjutkan tinjauannya di rest area KM 57 tol Jakarta-Cikampek, Rabu (23/12) dalam rangka pengamanan libur natal dan tahun baru (Nataru). Istiono memastikan penerapan kapasitas 50 persen rest area diberlakukan secara ketat.
Istiono mengatakan penerapan pembatasan 50 persen kapasitas rest are di 57 tol Jakarta-Cikampek akan dijaga ketat oleh petugas Polantas. Tujuannya, untuk mencegah kerumunan yang mengakibatkan penyebaran COVID-19.
“Rest area ini sudah kita koordinasikan dengan pengelola serta dikondisikan oleh Polda Jawa Barat bahwa kapasitas di rest area ini hanya 50 persen,” kata Irjen Pol Istiono didampingi Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan serta Dirut PT. Jasa Raharja Budi Rahardjo.
Kakorlantas juga mengimbau kepada para pemudik di libur akhir tahun ini untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan). Dengan begitu, liburan akhir tahun pun aman dari penyebaran Covid-19.
Istiono mengungkapkan bila rest area di 57 ini sudah sampai 50 persen, maka pengemudi tidak boleh memasuki ke rest area ini. Sehingga akan diarahkan untuk menuju ke rest area selanjutnya. “Bila sudah 50 persen kita nilai cukup, ini akan kita tutup. Dan dilanjutkan ke rest area lainnya. Ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Kakorlantas juga meninjau pos pengamanan terpadu Covid-19. Di rest area ini disediakan posko untuk masyarakat yang hendak rapid antigen. Korlantas bersama Dinas kesehatan setempat bersinergi untuk melakukan random check rapid antigen terhadap pengemudi yang singgah di rest area KM 57 tol Jakarta-Cikampek.
“Pada rest area ini sudah dibuatkan pos kesehatan yang memeriksa random PCR antigen yang telah dilaksanakan. Mudah-Mudahan ini dapat mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Dia yakin kesadaran masyarakat untuk mengetahui kesehatannya cukup tinggi dengan mengikuti rapid antigen yang disediakan di rest area secara gratis. “Saya yakin sebentar lagi banyak lagi akan dengan kesadaran memeriksakan dirinya dengan Swab antigen ini. Dengan demikian, titik2 rest area bagaimana mampu menekan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
