
DARURAT: Petugas medis melayani korban gempa di halaman RSUD Cianjur tadi malam. (TIM RADAR CIANJUR)
JawaPos.com - Gempa bumi yang menelan ratusan korban jiwa di Cianjur, Jawa Barat turut menjadi atensi TNI AL. Selasa (22/11), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memberangkatkan 400 personel Korps Marinir untuk membantu para korban. Mereka bertolak dari Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur menggunakan 25 truk. Selain pasukan, mereka juga membawa bantuan bahan makanan pokok, obat-obatan, dan alat berat.
Sebelumnya pada Senin malam (21/11), Yudo menyampaikan bahwa Angkatan Laut sudah mengirim tim kesehatan yang terdiri atas 38 personel. ”Sekarang sudah bergabung dengan tim kesehatan di Cianjur dan sudah bekerja,” terang dia kepada awak media. Dari 38 personel tersebut, sembilan di antaranya merupakan dokter. Mereka terdiri atas dokter bedah, dokter umum, dokter tulang, dan dokter anestesi. Sebagaimana dilaporkan, korban bencana di Cianjur membutuhkan dokter tulang.
Karena itu, TNI AL merespons kebutuhan tersebut dengan mengirim dokter tulang. Tidak sampai di situ, Yudo menyatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan rumah sakit lapangan atau rumkitlap. ”Rumkitlap itu bisa merawat seratus pasien, di situ ada (fasilitas) bedah, operasi, ICU, ada semua,” ungkap dia. Rumkitlap disiapkan oleh TNI AL mengingat RSUD Cianjur juga terdampak gempa. Sehingga banyak korban dirawat di luar ruang perawatan.
Rencananya, rumkitlap yang akan dikerahkan oleh TNI AL berasal dari Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Korps Marinir. Komando tersebut bermarkas di Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur. ”Karena kami melihat kemarin banyak pasien dikeluarkan dari rumah sakit. Mudah-mudahan (rumkitlap) itu bisa membantu,” imbuh Yudo. Dia belum tahu pasti lokasi penempatan fasilitas tersebut. Nantinya asesmen akan dilakukan oleh tim TNI AL yang sudah berada di Cianjur.
Yang jelas, sambung Yudo, TNI AL berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan korban dan masyarakat Cianjur yang belum terpenuhi. Termasuk diantaranya mengirimkan personel ke daerah-daerah terisolir. ”Prajurit yang kami kerahkan di sana dapat membantu pencarian korban, evakuasi, dan membantu membangun sarana prasarana yang rusak,” imbuhnya. Misalnya membantu memperbaiki akses jalan yang terputus akibat gempa dan longsor.
Orang nomor satu di Angkatan Laut itu memastikan, bantuan dari instansinya untuk korban bencana di Cianjur tidak akan berhenti sampai penanggulangan bencana selesai. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mendata bantuan yang dibutuhkan. ”Ini tahap awal. Tentunya nanti kami seluruh jajaran Angkatan Laut menyiapkan bantuan berikutnya. Karena sifatnya masih awal, sehingga apa yang siap sekarang kami berangkatkan dulu,” tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
