
ILUSTRASI KARTU PRAKERJA - Adnan Reza Maulana/JawaPos.com
JawaPos.com - Calon peserta peningkatan kompetensi kerja Program Kartu Prakerja Gelombang 46 sudah bisa mendaftar secara daring melalui situs resmi prakerja.go.id.
Pemerintah juga telah mengumumkan bahwa Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada 2023, dan bisa diikuti oleh siapa saja yang memenuhi syarat.
"Masyarakat dari Sabang sampai Merauke bisa mengakses beasiswa pelatihan dari pemerintah ini, untuk mengasah diri dengan berbagai pelatihan praktis," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Jakarta, Kamis (6/10)
Pendaftaran Program Kartu Prakerja dilakukan secara dalam jaringan (daring) melalui situs resmi prakerja.go.id. Pendaftaran biasanya dibuka per gelombang, dan per 6 Oktober gelombang pendaftaran adalah yang ke-46.
Syarat untuk mengikuti Program Kartu Prakerja, menurut Susiwijono, yaitu warga negara Indonesia berusia minimal 18-64 tahun, tidak sedang menempuh pendidikan formal, bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi Covid-19, dan bukan pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota Polri, perangkat desa, dan direksi/komisaris/dewan pengawas pada BUMN atau BUMD.
Calon peserta adalah mereka yang sedang mencari kerja, yang terkena PHK, dan yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja. Pendaftaran juga dibuka untuk pelaku usaha mikro dan kecil.
Syarat administratif lainnya untuk Program Kartu Prakerja adalah maksimal dua NIK dalam satu kartu keluarga yang menjadi penerima Kartu Prakerja.
Calon peserta bisa membuat akun di situs resmi Kartu Prakerja untuk mendaftar program itu. Setelah mendaftar, mereka akan diminta mengikuti tes supaya bisa bergabung ke gelombang pendaftaran.
Setelah terpilih menjadi peserta, dia bisa memilih pelatihan di platform digital yang bermitra dengan Program Kartu Prakerja. Pilih metode pembayaran dengan Kartu Prakerja.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat elektronik. Dia juga akan diminta memberikan ulasan dan penilaian (rating) untuk pelatihan yang sudah diikuti.
Pemerintah akan memberikan insentif per bulan dan insentif pengisian survei setelah peserta menyelesaikan pelatihan.
Pemerintah memperbarui besaran bantuan dan skema pada implementasi Program Kartu Prakerja 2023.
Dengan skema normal pada 2023, bantuan yang diterima peserta total senilai Rp 4.200.000 per orang, berupa bantuan biaya pelatihan Rp 3.500.000, insentif setelah pelatihan Rp 600.000 diberikan satu kali dan insentif Rp 100.000 untuk dua kali pengisian survei.
Susiwijono mengatakan pemerintah saat ini sedang mempersiapkan teknis pelaksanaan Program Kartu Prakerja untuk tahun depan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
