
SELESAI UMRAH: Calon jemaah haji di Indonesia menyeberang jalan di kawasan Mahbas, Makkah, setelah beribadah di Masjidilharam kemarin. (NAUFAL WIGI/JAWA POS)
JawaPos.com - Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Indonesia untuk gelombang pertama akhirnya tuntas. Hingga kemarin (18/6) lebih dari 43 ribu jemaah telah diterbangkan menuju Madinah, Arab Saudi. Kloter terakhir gelombang pertama mendarat di Madinah pada dini hari tadi (19/6).
Hari ini dimulai pemberangkatan CJH gelombang kedua.
Jemaah akan mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, dan melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat menuturkan, pihaknya membagi tim petugas di daerah kerja (daker) bandara. Sebab, pada hari yang sama, petugas akan melayani kloter terakhir yang mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dan kloter awal gelombang kedua yang turun di bandara Jeddah. ”Itu disiapkan betul oleh kawan-kawan daker bandara. Termasuk juga persiapan pemberian layanan katering buat jemaah yang mendarat di bandara Jeddah,” papar Arsad.
Dia menjelaskan, secara umum, pelayanan kedatangan jemaah haji gelombang pertama berjalan dengan baik. ”Kalaupun ada komplain, saya kira tidak terlalu menonjol,” katanya.
Untuk meningkatkan pelayanan terhadap calon jemaah haji Indonesia, lanjut Arsad, akan ada tambahan 200 petugas haji. Mereka akan disebar di tiga daker, yakni Madinah, Makkah, dan bandara. ”Umumnya, kami siapkan untuk pelayanan katering karena saat ini ada penambahan katering dari dua kali menjadi tiga kali makan setiap hari,” terang Arsad.
Namun, layanan-layanan lain juga tetap menjadi perhatian. Di antaranya, akomodasi, transportasi, dan perlindungan jemaah. Penambahan juga akan dilakukan terhadap petugas di sektor khusus, yakni di Masjidilharam.
”Saat jemaah berkumpul di Makkah, potensi permasalahan, khususnya di Masjidilharam, biasanya meningkat,” katanya. Misalnya, kasus jemaah yang terpisah dari rombongan dan kesulitan kembali ke hotel.
Kadaker Bandara Haryanto mengatakan, kedatangan CJH gelombang pertama tidak menemui kendala berarti. Persoalan yang muncul, salah satunya, jemaah belum melakukan sidik jari, tetapi sudah masuk ke hotel. ”Sehingga kami harus ekstra mencari jemaah itu untuk melakukan perekaman di bandara,” ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
