
Photo
JawaPos.com – Rencana pembangunan rumah sakit baru bakal terealisasi tahun ini. Pemkot Surabaya menargetkan tahun ini pula rumah sakit itu bisa beroperasi. Rencananya, fasilitas kesehatan tersebut memiliki kapasitas 100 bed pasien.
Peningkatan akses pelayanan kesehatan terus ditingkatkan. Hal itu dicapai dengan pemerataan akses kesehatan kepada semua masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Surabaya membangun rumah sakit baru.
Rumah sakit tersebut berlokasi di kawasan Gunung Anyar. Terhubung langsung dengan akses Middle East Ring Road (MERR). Akses itu bakal memudahkan warga untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Nanik Sukristina menyatakan, kemampuan dua rumah sakit yang ada saat ini terbatas. Apalagi lokasinya terpaut jauh. ”Rumah sakit yang baru akan melayani warga di kawasan timur,’’ terangnya.
Dia mengatakan, rumah sakit itu masuk tipe C. Rumah sakit tipe tersebut menyediakan layanan hingga subspesialis. Namun, jumlahnya terbatas. Pelayanan subspesialis itu meliputi pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan anak, serta pelayanan kandungan.
Rumah sakit itu dipastikan bisa beroperasi tahun ini. Saat ini tahapan pengerjaan masih memasuki proses lelang. Rencananya akhir bulan ini sudah rampung. ”Rencananya, kapasitas rumah sakit memiliki 100 kamar pasien,’’ ucap mantan sekretaris Dinkes Surabaya itu.
Di Kota Surabaya total sudah ada 62 rumah sakit. Baik yang dikelola swasta maupun lembaga lain. Rasio akses ke rumah sakit per 1.000 penduduk adalah 0,0209.
Penambahan itu juga berkaitan dengan status universal health coverage (UHC) yang telah disandang Surabaya. Hampir seluruh warga Surabaya sudah ter-cover program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Keberadaan rumah sakit baru akan meningkatkan akses kesehatan masyarakat.
Pembangunan sarana kesehatan itu memang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Nanik menyatakan, pemkot menggelontorkan anggaran Rp 156 miliar untuk merealisasikan rencana besar tersebut. ”Anggarannya menggunakan APBD Pemkot Surabaya,’’ terangnya.
Soal kebutuhan tenaga medis, dinkes masih menghitungnya agar layanan bisa maksimal. Mulai dokter, perawat, hingga tenaga pendukung lain.
”Yang pasti, tujuan Pemkot Surabaya adalah pemerataan pelayanan kesehatan,’’ kata Nanik. Harapannya, warga di wilayah seperti Gunung Anyar, Rungkut, Tenggilis Mejoyo, dan Wonocolo bisa lebih dekat aksesnya ke pelayanan kesehatan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
