Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Mei 2022 | 03.48 WIB

Fahmi Idris Menperin Era SBY yang Pernah Dipecat dari Partai Golkar

Kerabat saat melayat Politikus senior Golkar, Fahmi Idris di Rumah Duka di Jakarta, Minggu (2/5/2022). Fahmi Idris berpulang hari ini, Minggu (22/5/2022) pukul 10.00 WIB di RS Medistra, Jakarta. FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS - Image

Kerabat saat melayat Politikus senior Golkar, Fahmi Idris di Rumah Duka di Jakarta, Minggu (2/5/2022). Fahmi Idris berpulang hari ini, Minggu (22/5/2022) pukul 10.00 WIB di RS Medistra, Jakarta. FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

JawaPos.com - Menteri Perindustrian era Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Fahmi Idris menghembuskan napas terakhir pada Minggu (22/5). Informasi ini sebelumnya dikabarkan oleh sang putri, Fahira Idris yang merupakan Anggota DPD RI melalui akun media sosial Twitter.

Fahmi Idris dikabarkan tutup usia sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini, jenazahnya sudah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah berpulang ke rahmatullah Ayah saya, Bapak Prof. Dr. H. Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo," cuit Fahira Idris.

Fahira menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan orang tuanya semasa hidupnya. "Mohon dimaafkan Ayah Fahmi Idris jika selama hidup memiliki salah dan khilaf," ujar Fahira.

Pria kelahiran Jakarta, 20 September 1943 ini merupakan tokoh senior di Partai Golkar. Fahmi memulai kariernya sebagai pengusaha pada 1967. Dia mendirikan PT Kwarta Daya Pratama. Bisnis yang digelutinya berjalan mulus, hingga bisa menduduki sebagai direktur utama Kongsi Delapan (Kodel Group) pada 1979, sebuah perusahaan konglemerasi yang didirikannya bersama Aburizal Bakrie, Soegeng Sarjadi, Abdul Latief dan Pontjo Sutowo.

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini lantas pada 1984 bergabung dengan Partai Golkar. Pada era Presiden RI ketiga Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Fahmi sempat menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Fahmi sempat dipecat dari Partai Golkar pada 2004 lalu, karena menentang hasil rapat pimpinan partai yang mendukung Megawati-Hasyim Muzadi sebagai calon presiden dan wakil presiden kala itu. Ketika itu, Fahmi mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla.

Meski demikian, karier Fahmi Idris dalam bidang politik terbilang mulus. Fahmi dipercaya sebagai Menteri Perindustrian. Namanya direhabilitasi dan Jusuf Kalla menariknya kembali ke Partai Golkar. Fahmi disebut, hingga akhir hayatnya menjabat sebagai Anggota Dewan Penasehat Partai Golkar.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore