
Foto: Ilustrasi: Hacker mencoba untuk meretas akun target. (DNAIndia).
JawaPos.com - Sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga bocor. Data tersebut diduga merupakan data dari BPJS Kesehatan.
Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodharwardani meminta, dugaan kebocoran data tersebut harus ditelusuri. Sebab sangatlah merugikan jika data masyarakat Indonesia tersebut benar-benar bocor.
"Dugaan kebocoran data penduduk harus ditelusuri kebenarannya," ujar Jaleswari kepada wartawan, Sabtu (22/5).
Jaleswari meminta harus ada yang bertanggung jawab jika 279 data masyarakat tersebut memang bocor. Karena data tersebut diduga telah diperjualbelikan di dunia maya.
"Para pihak harus bertanggungjawab jika kebocoran data penduduk terbukti. Harus diusut tuntas," katanya.
Saat ini, pemerintah juga sedang mengaji Rancangan Undang-undang (RUU) Data Pribadi. RUU ini juga telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021.
"Saat ini, Pemerintah mengajukan RUU Perlindungan Data Pribadi dan telah masuk Prolegnas 2021," ungkapnya.
Sebelumnya heboh 279 juta data penduduk Indonesia diduga bocor dan dijual di forum peretas Raid Forums pada 12 Mei 2021.
Data itu diunggah oleh akun bernama kotz. Dalam deskripsinya, data yang dimilikinya itu terdiri dari nama lengkap, KTP, nomor telepon, email, NID, dan alamat.
Akun itu juga memberikan 1 juta data sampel secara gratis untuk diuji dari 279 juta data yang tersedia. Bahkan, akun itu menyebut ada 20 juta data foto pribadi di dalam data yang dimilikinya itu.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
