
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Jelang penghujung tahun 2021, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, memaparkan capaian bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (PMK). Hal itu didasari atas strategi PMK yang telah disiapkan melalui konsep Siklus PMK 2020-2025.
Ia menjelaskan, Siklus PMK 2020-2025 merupakan strategi pemerintah dalam rangka memaksimalkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan dan ketimpangan yang telah ditetapkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
“IPM, kemiskinan, dan ketimpangan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam bidang PMK. Tahun 2021, IPM Indonesia mencapai 72,29 atau meningkat 0,35 poin (0,49 persen) dibandingkan capaian tahun 2020 (71,94). Peningkatan IPM 2021 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak,” tuturnya dikutip, Jumat (31/12).
Sedangkan kondisi kemiskinan dan ketimpangan nasional di tahun 2021, menurut Muhadjir masih mengalami perkembangan yang negatif. Tingkat kemiskinan Indonesia pada periode Maret 2021 sebesar 10,14 persen atau naik dibandingkan periode Maret 2020 sebesar 9,78 persen.
Demikian juga ketimpangan yang diukur dengan rasio gini. Tingkat ketimpangan pada periode Maret 2021 sebesar 0,384 atau semakin melebar dibandingkan periode Maret 2020 sebesar 0,381.
“Namun demikian, jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan dan ketimpangan pada periode September 2020, kondisinya mengalami perkembangan yang positif dengan tingkat kemiskinan mencapai 10,19 persen dan ketimpangan mencapai 0,385,” papar Muhadjir.
Sementara, dalam menerapkan konsep Siklus PMK guna mencapai target pembangunan bidang PMK tidak hanya dilakukan oleh Kemenko PMK saja. Pada implementasinya melibatkan banyak pemangku kepentingan, antara lain, kementerian/lembaga (K/L), pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan keterlibatan masyarakat.
Saat ini, Kemenko PMK telah melakukan inventarisasi sejumlah indikator yang berkontribusi bagi pencapaian setiap fase siklus PMK. Lebih kurang ada 150 indikator bidang PMK yang diperoleh dari RPJMN 2020-2024, laporan kinerja K/L 2020 mitra koordinasi Kemenko PMK, maupun sumber lain seperti data Badan Pusat Statistik (BPS).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
