
Prosesi pemakaman Bens Leo dilaksanakan dengan protap Covid-19 di TPU Menteng Pulo Jakarta Selatan, Senin (29/11)./Abdul Rahman
JawaPos.com - Jenazah musisi Bens Leo dibaringkan ke dalam peristirahatan terakhir di TPU Menteng Pulo Jakarta Selatan, tadi sore. Sang istri, Pauline Endang Praptini, juga tampak hadir ke pemakaman.
Diketahui, Bens Leo terpapar Covid-19 bersama anak dan istrinya beberapa waktu lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, istri dan anak dari pemilik nama lahir Benedictus Hadi Utomo itu kini sudah dinyatakan negatif Covid-19. Sehingga mereka pun bisa hadir ke pemakaman.
Pada saat prosesi pemakaman dilangsungkan, sejumlah pelayat dari keluarga dan sahabat sedikit menjaga jarak dari liang lahat. Prosesi pemakaman Bens Leo dilangsungkan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Sejumlah petugas tampak menggunakan APD lengkap di pemakaman.
Prosesi pemakaman Bens Leo dilangsungkan dipimpin oleh pemuka agama. Pemakaman digelar dengan mengikuti tata cara pemakaman sesuai tata cara Kristen.
Sebelum peti jenazah ditimbun dengan tanah, istri dan kerabat Bens Leo sempat menaburkan bunga tepat di atas peti. Baru setelah itu peti jenazah ditimbun dengan tanah. Prosesi tabur bunga juga dilangsungkan di atas pusara usai pemakaman.
Istri Bens Leo dalam kesempatan itu sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga dan sahabat yang sudah mengantarkan sang suami ke dalam peristirahatan terakhir.
"Meskipun Bens Leo sudah tidak ada, saya tidak akan merasa kesepian. Karena saya yakin keluarga dan sahabat sahabat akan selalu ada bersama saya," ucap Pauline Endang di pemakaman.
Beberapa sahabat almarhum tampak hadir ke pemakaman. Salah satunya adalah musisi Dewa Budjana.
Sebelumnya, Nini Sunny selaku sahabat sekaligus kerabat membenarkan Bens Leo meninggal akibat Covid-19. "Iya (Covid). Saya tidak bisa bicara banyak karena saya tidak mewakili keluarga," katanya kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon.
Bens Leo meninggal dunia hari ini sekitar pukul 08.24 WIB tadi pagi. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.Ia masuk rumah sakit sekitar tanggal 21 November 2021. Sejak dirawat di rumah sakit, saturasi oksigennya sempat naik turun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
