
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjawab pertanyaan awak media di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Gedung KPK lama, Kuningan, Jakarta, Senin (17/5/2021). Novel Baswedan bersama perwakilan 75 pegawai KPK yang dinonaktifk
JawaPos.com - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku selama menjadi penyidik di KPK kerap mendapat banyak serangan. Paling parah, Novel disiram air keras sepulang salat subuh yang kini mengakibatkan sebelah matanya buta.
Pernyataan ini disampaikan Novel dalam akun chanel Youtube miliknya. Chanel Youtube yang menamakan diri sendiri itu akan banyak membahas permasalahan antikorupsi, investigasi dan integritas.
"Saya dalam bekerja sebagai penyidik sering mengalami serangan-serangan di antaranya saya pernah di serang yang membuat mata saya buta," ucap Novel yang dilihat JawaPos.com, Jumat (15/10).
Akibat penyiraman air keras yang terjadi pada 11 April 2017 lalu, kini mata kirinya mengalami kebutaan. Dia hanya mengandalkan mata kanannya untuk melakukan segala aktivitas.
"Mata kiri saya buta, mata kanan saya masih bisa melihat sebagian," ujar Novel.
Pelaku lapangan dalam peristiwa penyiraman air keras Novel Baswedan memang telah divonis bersalah. Mereka yakni dua oknum anggota Brimob Polri, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis. Tetapi hingga kini aktor intelektual penyiraman air keras tersebut belum juga berhasil dibongkar, hingga Novel harus dipecat dari KPK dengan dalih tidak memenuhi syarat asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK).
Meski kini tidak lagi di KPK, kata Novel, perjuangan pemberantasan korupsi tidak akan pernah usai. Novel pun tak pasrah karena kesakitan matanya tersebut.
"Hal penting yang ingin saya sampaikan adalah kalian boleh membutakan mata saya, tapi perjuangan memberantas korupsi harus tetap berjalan. Karena hukum tidak pernah buta," tegas Novel menandaskan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
