
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Laily Rahmawaty/Antara
JawaPos.com - Polrestabes Medan telah mencopot Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan. Pencopotan ini buntut dari penetapan tersangka kepada seorang pedagang setelah dipukul oleh preman.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, penyelidikan ketidak profesionalan terkait penanganan kasus ini masih berjalan. Kapolsek Percut Sei Tuan juga terancam terancam dicopot dari jabatannya.
"Kemudian untuk Kapolsek Percut Sei Tuan dalam proses," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/10).
Jika terbukti Kapolsek juga tidak profesional dalam menangani kasus ini juga akan dicopot. "Kapolsek Percut Sei Tuan dalam proses, terbukti tidak profesional akan dicopot juga sama Bapak Kapolda," jelas Argo.
Sebelumnya, viral video keributan antara seorang pedagang perempuan berunisial LG dengan pria yang diduga sebagai preman berinisial BS di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara pada 5 September 2021.
Setelah video viral, polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan. Setelah penangkapan ini BS melaporkan balik LG karena merasa dipukuli.
Kemudian penyidik menetapkan LG sebagai tersangka. Dalam surat panggilan LG juga berstatus sebagai tersangka. Di dalam surat itu LG dijerat pasal 170 subsider pasal 351 ayat (1) KUHP.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
