
Menko PMK Muhadjir Effendy di kantornya, Kamis (12/11). (Zaking/JawaPso.com)
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 dapat menjadi momentum untuk mengubah paradigma masyarakat. Selain mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, momen ini juga dapat membentuk karakter terutama jiwa kedisiplinan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan selama pandemi Covid-19 dapat terbentuk menjadi sebuah karakter. Namun, hal tersebut memerlukan waktu.
"Dalam suasana prihatin Covid-19, sudah banyak sekali perilaku positif seperti mengubah paradigma. Memang masih ada di lapangan yang tidak disiplin prokes (protokol kesehatan), tidak mau taat peraturan, protes, itu perlu waktu," jelas dia dalam siaran pers, Selasa (22/6).
Perubahan paradigma dan pembentukan karakter ini perlu dilakukan dengan pendekatan yang tepat, yaitu melalui pendekatan kesadaran ataupun pendekatan secara coercive atau paksaan. Akan tetapi menurutnya, pendekatan kesadaran akan jauh lebih efektif untuk diterapkan di lingkungan masyarakat.
Meskipun tak dipungkiri, kadangkala pendekatan coercive juga perlu dilakukan untuk lebih mempertegas. "Yang bagus itu penyadaran, tapi dua-duanya tentu harus beriringan. Adakalanya pendekatan coercive juga perlu, masyarakat harus ditegasi dulu agar bisa menumbuhkan kesadaran," tutur dia.
Terkait dengan sektor pendidikan, Muhadjir mengajak mahasiswa dan seluruh civitas akademika perguruan tinggi dapat berperan dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat. Pasalnya, membangun karakter kesadaran akan memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa.
"Di sinilah juga pentingnya peran dari perguruan tinggi," pungkas Menko PMK.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
