
KIRIM DOA: Peziarah mengunjungi TPU Jombang, Tangerang Selatan, pada hari kedua Idul Fitri kemarin (14/5). Sejak Maret 2020 hingga kemarin, 825 jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 di TPU tersebut. (MUHAMAD ALI/JAWA POS)
JawaPos.com – Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi besok (16/5). Sebagaimana pengetatan saat arus mudik, pemerintah akan melakukan upaya yang sama untuk menekan risiko persebaran Covid-19.
Persiapan telah dilakukan seluruh instansi terkait di ibu kota.
Berdasar informasi dari Kasipenkum Kejati DKI Ashari Syam, Jumat pagi (14/5) dilaksanakan rapat koordinasi di Balai Kota DKI. Dalam rapat tersebut, ditekankan beberapa hal penting terkait dengan arus balik masyarakat yang hendak masuk Jakarta setelah Idul Fitri. Pemerintah Provinsi DKI bersama instansi lainnya menyiapkan langkah antisipasi berupa pengawasan dan pengecekan mobilitas masyarakat. ’’Di lokasi perbatasan wilayah DKI Jakarta seperti jalan tol dan jalan nasional,’’ jelas dia.
Kemudian, disiapkan pula titik-titik pengendalian kedatangan masyarakat, baik itu yang masuk melalui bandara, pelabuhan, terminal, maupun stasiun. Di lokasi-lokasi tersebut, sambung Ashari, akan dilaksanakan tes Covid-19. Juga akan disiapkan tempat transit atau isolasi bagi masyarakat yang hasil tesnya positif. ’’Menyiapkan sarana dan prasarana untuk memobilisasi penduduk yang dinyatakan positif Covid-19 dari lokasi pengawasan atau pengecekan ke lokasi-lokasi terkendali yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta,’’ bebernya.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Turut hadir sejumlah pejabat dari Kodam Jaya/Jayakarta, Polda Metro Jaya, Kejati DKI, dan jajaran Pemprov DKI mulai wakil gubernur, sekretaris daerah, para wali kota, hingga kepala dinas dan kepala Satpol PP DKI.
Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, aparat kepolisian juga bersiap mengantisipasi arus mudik dan balik. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal menuturkan, pihaknya akan memeriksa seluruh kendaraan yang masuk Jakarta melalui jalur tol. Pemeriksaan dilaksanakan di tol Jakarta–Cikampek arah Jakarta, tepatnya di Kilometer 34. ’’Minggu (16/5) masyarakat dari luar Jakarta di-swab antigen,’’ imbuhnya.
Seperti hasil rapat gubernur DKI kemarin, setiap warga yang hasil tesnya positif Covid-19 akan langsung ditangani. ’’Kalau hasil swab positif, langsung karantina,’’ tambah Akmal.
Baca juga: Terkait Prediksi Arus Balik, Kemenhub Usul Tes Covid-19 Secara Gratis
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan rencana pemeriksaan kendaraan pada arus balik. Pemeriksaan itu dimulai besok. ’’Warga Jakarta yang mudik dan akan masuk ke Jakarta diwajibkan membawa surat antigen bebas Covid-19 dari daerah di mana mereka mudik, diperlihatkan surat bebas Covid-19 di titik pemeriksaan,’’ tuturnya.
Bagi masyarakat yang tidak membawa surat bebas Covid-19, petugas akan memeriksa mereka. ’’Kami akan buka drive-thru dan random sampling untuk swab antigen. Tapi, untuk lebih memudahkan supaya tidak terhambat di jalan, tidak terjadi kemacetan, sebelum berangkat sebaiknya dilakukan swab antigen,’’ tutur Yusri.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
