
ILUSTRASI: Polisi memeriksa kendaraan mobil dengan pelat nomor SN 45 RSD dengan identitas kendaraan yang diterbitkan oleh "Negara Kekaisaran Sunda Nusantara". ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
JawaPos.com - Rusdi Karepesina, 55, mengaku sudah lama memakai atribut bertanda Negara Kekaisaran Sunda Nusantara, termasuk mobil Mitsubishi Pajero Sport SN 45 RSD. Menurutnya, selama ini tidak pernah timbul masalah.
"Selama ini saya pakai mobil itu hampir satu tahun mondar mandiri nggak apa-apa kok. Mobil itu baru kali pertama ditilang," kata Rusdi saat dihubungi, Kamis (6/5).
Pria bergelar Jenderal Pertama di Negara Kekaisaran Sunda Nusantara itu mengklaim jika surat-surat kendaraan yang dikeluarkan oleh kekaisarannya adalah sah. Walaupun kepolisian tidak mengakuinya. "Menurut kami dari Kekaisaran, kami sah dan resmi," tegasnya.
Surat-surat yang dimaksud yakni seperti STNK dan SIM bertanda Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Kendati demikian, Rusdi enggan berbicara lebih jauh terkait kekaisaran tersebut. "Saya tidak bisa menjawab lebih detail. Silakan menanyakan ke pimpinan kita. Saya cerita apa adanya," ungkap dia.
Sebelumnya, sebuah mobil Pajero Sport dengan plat nomor SN 45 RSD menggegerkan pengguna jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Hal itu lantaran plat nomor tersebut berwarna biru. Tidak sesuai aturan lalu lintas di Indonesia.
Di kendaraan tersebut terdapat logo Kekaisaran Sunda Nusantara. Setelah diperiksa petugas, ditemukan pula STNK kendaraan, dengan kop penerbit dari Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. SIM pengemudinya pun menggunakan keluaran dari kerajaan tersebut.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengatakan, mobil tersebut diamankan di Gerbang Tol Cawang. Di dalamnya diisi oleh 2 orang yang mengaku berasal dari Kekaisaran Sunda Nusantara. "Dia ngakunya warga Kekaisaran Sunda Nusantara. Kayak Sunda Empire gitu," kata Akmal saat dihubungi, Rabu (5/5).
Kendaraan itu tadi hendak menuju Bogor. Dengan tujuan menjemput keluarga. Namun, saat diperiksa petugas, pengemudi tidak bisa menunjukan surat-surat resmi kendaraan. Malah menunjukan identitas dari Kekasisaran Sunda Nusantara. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
