
Bus rombongan dari Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, mengalami kecelakaan tunggal di Desa Lumban Pasir Kecamatan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara, Senin (8/2). Antara
JawaPos.com - Sampai dengan Kamis (11/3) dini hari, jumlah korban meninggal kecelakaan bus maut di Tanjakan Cae, Wado Kabupaten Sumedang sudah bertambah menjadi 27 orang. Sementar, 38 orang lainnya menderita luka-luka dan tengah menjalani perawatan intensif.
Salah satu korban selamat, Mimin Mintasih, 52, menuturkan, ia ikut dalam rombongan bersama dua orang anaknya. Bus tersebut, total berisi 52 orang. Para penumpang merupakan rombongan siswa SMPA IT AL Muawanah Cisalak, Subang, beserta orangtua dan guru. “Alhamdulillah saya dan dua anak saya selamat,” ujar Mimin Mintarsih, Kamis (12/3) dini hari.
Mimin mengungkap, di dalam bus, dia yang duduk di jok ke dua dari belakang deretan sopir bus. Sebelum terjun ke jurang, bus lebih dulu mengalami oleng. “Bus goyang-goyang terus masuk jurang,” ungkapnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).
Sebelum kejadian nahas itu, tuturnya, sudah tercium bau seperti terbakar. “Pas di jalan sudah tercium bau sangit. Terus orang bilang ke supir periksa dulu. Sopir bilang remnya blong,” bebernya.
Kemudian, bus langsung terjun ke dalam jurang. Sementara seluruh penumpang di dalam bus histeris dan berteriak ‘Allahu Akbar’. “Semua orang teriak Allahhu akbar, takbir,” ucapnya.
Sesaat setelah bus terjun, Mimin mendapati dirinya terjepit kursi penumpang lain. Sementara kedua anaknya terpental ke belakang. “Saya kejepit jok. Saya merangkak nyari anak saya dan keluar dari bus,” tuturnya.
Sementara, berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelum jatuh ke jurang, bus nahas tersebut lebih dulu menabrak tiang listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian. Bus nahas tersebut melaju dari Malangbong menuju Sumedang.
“Bus pariwisata itu ukurannya cukup besar dan jumlah penumpang pun banyak. Ada ibu-ibu, anak-aank dan orang tua,” ungkap Kepala Desa Sukajadi, Dede Suhendar, Rabu (10/3) malam.
Sesaat usai kejadian, warga dan petugas setempat berupaya mengevakuasi para korban. “Saya sendiri ikut mengevakuasi korban yang meninggal dunia,” pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
