Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Januari 2021 | 18.42 WIB

Ketua DPD Minta Pemerintah Beri Sanksi Tegas ke Pelanggar Prokes

Ketua DPD Terpilih La Nyala Mahmud Mataliyi berpidato usai pengambil Sumpah Pimpinan DPD RI oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Sidang Paripurna D - Image

Ketua DPD Terpilih La Nyala Mahmud Mataliyi berpidato usai pengambil Sumpah Pimpinan DPD RI oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Sidang Paripurna D

JawaPos.com - Kebijakan pemerintah dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran Covid-19 dinilai kurang efektif. Karena yang terpapar sudah tembus 1 juta orang.

"Untuk itu, saya harap sebaiknya pemerintah daerah menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan," ujar Ketua DPD La Nyala Mataliti kepada wartawan, Kamis (28/1).

La Nyala mengaku heran dengan kebijakan yang tidak diikuti dengan sanksi tegas. Yang suspek korona sudah tembus 1 juta. Penyebaran yang besar tersebut yang sudah menembus angka 1 juta, membuat semua pihak prihatin. DPD berharap pemerintah menyiapkan langkah yang lebih konkret untuk mengatasi pandemi yang semakin berlarut-larut.

"Sudah beberapa pekan PPKM dijalankan. Namun hasilnya kurang efektif. Karena jumlah kasus Covid-19 tidak mampu ditekan. Masyarakat pun seperti mengabaikan protokol kesehatan," katanya.

"Ini sangat kita sayangkan. Padahal, langkah pertama untuk memutus mata rantai itu adalah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

La Nyala menilai dengan angka 1 juta orang positif Covid-19 membuat kondisi saat ini sudah semakin buruk. Untuk itu dia meminta kepada masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan melakukan 3M yakni wajib memakai masker, wajib menjaga jarak dan wajib mencuci tangan dengan sabun.

"Jika semua lapisan masyarakat patuh protokol kesehatan saya yakin wabah ini melandai," pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/adUAvW8iCRA

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore